HomeEkonomi

Hebat ! Rupiah Melambung Tinggi Dalam 4 Bulan Terakhir

Hebat ! Rupiah Melambung Tinggi Dalam 4 Bulan Terakhir

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Dalam empat bulan terakhir, rupiah melesat 7,85 persen terhadap dolar Amerika Serikat. Bahkan tertinggi di antara 31 mata uang utama dunia. Penguatan ini merupakan yang tertinggi dibanding mayoritas mata uang dunia yang merosot terhadap dolar AS akibat perlambatan ekonomi global. Kurs rupiah memimpin penguatan nilai tukar mata uang negara berkembang terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Hingga mencetak ke level tertinggi dalam 4 bulan terakhir.

Setelah sempat anjlok 35 persen terhadap dolar Amerika Serikat dalam kurun tiga tahun hingga September 2015, rupiah berbalik menguat hingga 7,85 persen dalam empat bulan terakhir (30 September 2015-1 Februari 2016). Loncatan ini seiring naiknya indeks pasar modal Indonesia dan masuknya dana asing akibat berkurangnya defisit neraca transaksi berjalan.

Pada awal tahun ini, rupiah juga termasuk dari segelintir mata uang dunia yang lebih perkasa ketimbang dolar AS. Jumat ini (29/1), rupiah menguat 0,7 persen dari hari sebelumnya menjadi 13.778 per dolar AS. Jika dihitung sejak awal 2016 (year to date), rupiah menguat tipis 0,07 persen atau naik 6,2 persen dalam empat bulan ini.

Investor asing juga tertarik masuk ke Indonesia karena melihat rupiah sudah di bawah nilai wajarnya (undervalued). Karena itu, Ebury meramal rupiah bakal bergerak stabil tahun ini dan berada di level 13.800 per dolar AS.

Adapun Kepala Ekonom Standard Chartered Aldian Taloputra menyatakan, saat ini investor menanti keputusan Standard and Poor’s (S&P). Jika lembaga rating internasional itu menaikkan peringkat Indonesia menjadi layak investasi, maka akan semakin mendorong masuknya dana asing ke dalam negeri.

Sekadar informasi, pada Mei tahun lalu, S&P sebenarnya telah mendongkrak prospek peringkat Indonesia dari “Stabil” menjadi “Positif”. Dengan begitu, terbuka kemungkinan bagi S&P menaikkan peringkat tersebut ke level layak investasi dalam 12 bulan ke depan sejak Mei 2015. (SD)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0