HomeDaerahKalimantan

Hendryk Bungas: Kaltim Butuh Menggalakkan Ketahanan Pangan

Hendryk Bungas: Kaltim Butuh Menggalakkan Ketahanan Pangan

KUBAR, SUARADEWAN.com – Masyarakat Kutai Barat, Kalimantan Timur berharap agar pemerintahan Rusmadi-Safaruddin bisa menggalakkan swasembada pangan. Terutama soal perkembangan petani ladang yang merupakan mata pencarian terbesar bagi masyarakat Kutai Barat.

“Visi misi mereka berdua karena menggalakkan pangan tentu saja pertanian juga akan di galakkan.” ucap Ketua DPC Hanura Kabupaten Kutai Barat Hendryk Bungas Nippon kepada suaradewan.com, Kamis (26/4/2018).

Namun menurutnya, penanaman ladang ini haruslah melalui proses pembakaran, sementara masyarakat Kubar sempat dibuat kecewa saat adanya pelarangan pembakaran ladang oleh aparatur kepolisian ketika dipimpin oleh Pak Safaruddin.

“Pak Safaruddin kemarin kan memberantas masalah Ladang itu. Sementara di Kubar penghidupan masyarakat itu tergantung pada ladang. Kita setengah mati juga klarifikasi karena waktu dia Kapolda. Kami katakan pada masyarakat, itukan beliau masih tugas di Kapolda itu kan disuruh.” ucap Hendryk.

Baca Juga:  Relawan Seknas Jokowi “Turun Gunung” Sukseskan Rusmadi-Safaruddin

Hendryk sendiri berharap jika Rusmadi-Safaruddin terpilih agar memperkuat ketahanan pangan. Sebab, lanjutnya, Kaltim ini masih banyak lahan tidur yang belum digarap. Sementara, impor sering masuk yang mengakibatkan barang-barang pertanian di Kubar mengalami harga yang begitu tinggi.

“Karena kita melihat lahan tidur di Kubar ini begitu banyak, harapannya ini di garap. Untuk membuka peluang itu untuk masyarakat, dgn harapan kita mampu menjual ke daerah.” pungkasnya.

Selain itu, Hendryk mengharapkan bahwa tim provinsi bisa sedikit mengucurkan bahan bakar ke posko pemenangan Kubar. Sebab menurutnya, selama ini Bupati Kubar yang juga dipercayakan menjadi tim pemenangan merasa kewalahan dengan banyaknya arus dukungan relawan yang berasal dari kampung-kampung, yang selain transportasi tentu saja mereka juga butuh konsumsi.

Baca Juga:  PDI P Kota Samarinda: Hanya Paslon Rusmadi-Safaruddin Yang Tak Berurusan Dengan Hukum

“Jujur saja kami dua pak ketua, tim sukses pak Yappan kewalahan menyangkut dana. Karena mereka kan hari-hari koordinasi ke sekretariat dari ke seluruh kampung. Karena jauh mereka, tentu kita kasih mereka yang minyak. Apalagi kita tidak memiliki kekuatan logistik yg lebih. Mereka kan jauh. Mereka juga harus dikasi makan. Itu yg membuat kami kewalahan. Sekretariat itu full 24 jam.” tegas ketua DPC  Hanura Kubar ini.

Menurut Hendryk, penggunaan kost terbesar adalah relawan-relawan yang pergi memasang baliho di kampung-kampung, serta membagi formulir dukungan masyarakat ke posko kabupaten. (aw)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: