HomeDaerahMaluku-Papua

HMI Cabang Sorong Mengecam Penangkapan Kader HMI Cabang Ambon

HMI Cabang Sorong Mengecam Penangkapan Kader HMI Cabang Ambon

KOTA SORONG, SUARADEWAN.com — Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sorong, Muhid Rumbalifar menyoroti tindakan penangkapan salah satu kader HMI Cabang Ambon Risman Soalisa pada hari Minggu 25 juli 2021 di Kota Ambon lalu.

Menurut Muhid Rumbalifar penangkapan terhadap Risman Soalisa tidak sesuai dengan Prosedur dan tentu sudah cacat hukum, proses penangkapan Risman Soalisa bermula dari Aksi demonstrasi terkait PPKM yang diterapkan oleh Pemerintah.

Setelah dikonfirmasi lewat Via WhatsApp bahwa saudara Risman waktu itu berjalan menuju balai desa poka atau Gapura depok 3 untuk bergabung bersama teman-teman membahas terkait dengan kesiapan Aksi jilid berikutnya menolak terkait dengan PPKM yang diperpanjang di Kota Ambon sebagaimana instruksi Walikota nomor 5 tahun 2021, setelah usai risman pamit untuk balik ke kontrakannya.

Baca Juga:  PB HMI Minta Pemerintah Tuntaskan Persoalan Keummatan dan Kebangsaan

“Tepat di depan Depok 2 sebuah mobil renger berwarna hitam, bernopol DE 5712 SE tiba-tiba datang menyergap dia. Risman Solissa kemudian ditarik paksa oleh OTK agar masuk ke dalam mobil dan dibawa lari,” terang Rumbalifar.

Di tempat yang sama, Abu Kelian Kabid PTKP Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sorong menambahkan jika tindakan tersebut jelas in-konstitusional, karena tidak sesuai dengan prosedur penangkapan dan tindakan aparat tersebut telah mencederai nilai demokrasi. Sebab teman-teman di Ambon yang memprotes kebijakan PPKM tentu memiliki alasan yang kuat, dan itu adalah hak demokrasi setiap warga Negara.

Baca Juga:  Miris, Ketua HMI Tertangkap Basah Melakukan Plagiasi

“Jika penangkapan itu dilakukan oleh aparat, seharusnya mereka menggunakan atribut sebagai polisi, namun berdasarkan informasi yang saya peroleh, penangkapan itu dilakukan dengan represif tanpa menunjukan surat perintah penagkapan tiba-tiba Risman Soalisa ditarik masuk di dalam Mobil ranger,” pungkas Kelian. (red)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0