Indonesia Manfaatkan OKI untuk Diplomasi Ekonomi di Bidang Kesehatan

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Indonesia dinilai perlu memanfaatkan kekuatan ekonomi global yang menyodorkan berbagai peluang ekonomi. Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menjadi salah satu target untuk diplomasi ekonomi, khususnya di bidang kesehatan.

“Dengan total pendapatan domestik bruto sekitar US$6,5 triliun pada 2016, OKI menjadi sangat potensial bagi diplomasi ekonomi bidang kesehatan,” tegas Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri Febrian Ruddyard, Jumat (2/3).

Dalam diskusi ‘Optimalisasi OKI untuk Peningkatan Ekonomi bidang Kesehatan’, Febrian mendorong pelaku usaha dan seluruh unsur pemerintah untuk bekerja bersama mencari strategi yang tepat dalam merealisasikannya. Terlebih untuk memanfaatkan potensi ekonomi negara anggota OKI.

Baca Juga:  Tahun 2017 Investasi Fokus Pada Industri Padat Karya

“Industri kesehatan yang baik akan menghasilkan kualitas generasi yang lebih baik. Dengan demikian, industri kesehatan harus didukung seluruh pihak terkait, agar Indonesia menjadi influential player baik di dalam maupun di luar negeri,” kata utusan khusus dalam pernyataan tertulisnya.

Para peserta diskusi sepakat bersama-sama memperjuangkan kepentingan ekonomi nasional di forum OKI. Diskusi juga mencatat bahwa tantangan pengembangan industri kesehatan tetap ada, misalnya pasar alat kesehatan nasional yang masih didominasi produk impor.

Baca Juga:  Kisruh Tagihan PLN, Ombudsman: Ada Rumah Kosong Tagihannya Melonjak

“Namun demikian, citra politik yang baik itu harus dapat ditransformasikan ke dalam aspek yang lebih luas, bidang ekonomi misalnya. Dunia usaha nasional perlu menjadikan citra positif Indonesia sebagai modal dalam pemasaran mereka,” imbuh Febrian.

Selain narasumber tersebut, diskusi juga menghadirkan tiga orang penanggap, yaitu Aditya Perdana, Asisten Utusan Khusus Presiden RI, Sunarko, Direktur Timur Tengah Kemlu, Firdaus Dahlan dari Direktorat Afrika dan Etty Wulandari dari Kerja Sama Teknik Kemlu. (af)

Tinggalkan Balasan

banner 728x90