HomeHankam

Info Penting agar Anak Anda Tidak Jadi Teroris Pengikut Wahabi-HTI

Info Penting agar Anak Anda Tidak Jadi Teroris Pengikut Wahabi-HTI

DEPOK, SUARADEWAN.com – Bagi Anda yang ingin anaknya melanjutkan kuliah di Universitas Indonesia (UI), informasi yang diimbau oleh Pihak Pengaduan Wilayah Depok ini mungkin berguna agar otak Anak Anda tidak terbentuk sebagai teroris yang ingin mengganti ideologi Pancasila.

Seperti diketahui, UI merupakan lahan tersebarnya paham-paham radikal Wahabi-HTI. Mayoritas mahasiswa di sini rentan terpengaruh paham perusak NKRI tersebut, yakni khilafah.

Tak beda dengan ideologi komunis, liberalis, marxis dan sekuler, ideologi khilafah pun harus dihindari. Ia tidak boleh merajalela di Indonesia dan kampus-kampus plat merah. Karena jika sudah mendapat tempat, maka para pengusung gagasan itu akan mencari jalan bagaimana cara “merampok” negara ini.

“Dipelajari boleh, tapi tidak boleh diamalkan. Satu-satunya ilmu yang dipelajari namun tidak boleh diamalkan di Indonesia, ya lima ideologi di atas tersebut,” terang dalam imbauan tersebut.

Baca Juga:  Baru Dilantik, Wakil Dekan FPIK Unpad Dicopot Karena Sempat Aktif di HTI

Imbauan tersebut juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memastikan anaknya yang akan di kirim ke kampus UI tidak lewat pintu HTI. Dan ketika sudah ngekos di Depok dan sekitarnya, sehari-harinya tidak mengkaji khilafah, yang dibalut dalam tema “kajian Nafsiyah”.

Diterangkan, “Kajian Nafsiyah” ini dalam gerakan HTI, dalam kitab Manhaj Hizbu Al-Tahrir fi Al-Taghyir (2009), masuk dalam tahapan pertama membentuk kader. Marhalah pergerakan tahap awal ini meliputi pembentukan “Akliyah Islamiyah” dan “Nafsiyah Islamiyah”.

“Tahap ini sebagai uji coba sebelum membentuk kerangka gerakan dan memperbanyak pengikut,” lanjutnya.

Bagaimana cara biar dapat banyak pengikut? Dalam tahapan keduanya, adalah istilah “Al-Tsaqafatu Al-Jama’iyah”, yaitu mencari dan memperbanyak kader dengan cara membuat pengajian di masjid-masjid, kampus-kampus dan sejenisnya. Contohnya di Depok adalah “Kajian Nafsiyah”.

“Jangan salahkan kampusnya jika setelah anak Anda mengaji dan didoktrin pembina-pembina HTI dalam pengajian “Kajian Nafsiyah”, tiba-tiba pulang ke rumah dan otaknya penuh pergolakan pemikiran, mengubah Indonesia dengan Khilafah dan lainnya. Tahap pergolakan pemikiran itu di atas tahap perjuangan politik,” tambahnya.

Baca Juga:  Sejumlah WNI Tinggalkan Suriah, Pejabat Kamp: Mereka Ditipu Teroris ISIS

Untuk itu, lebih baik pastikan anak Anda mengaji di tempat pengajian yang baik. Agar lebih aman, tanyakan pada sesepuh dan penunggu Depok terkait tempat pengajian anak Anda.

“Ngaji hadis/sunnahnya pun jangan sama Wahabi, arahkan ke tempat pengajian hadis yang berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah (dalam perspektif murni, bukan tafsiran Wahabi, Salafi Jihadi seperti Khalid Basalamah dkk),” jelasnya.

Tetapi jangan khawatir, ada tim yang siap memfasilitasi Anda jika anak Anda sudah terdoktrin gagasan khlafah ala ISIS dan HTI ketika kuliah di UI, UP, Gunadarma, ISTN dan lainnya. Pengadua bisa menghubungi langsung ke 081617812882 atau email ke [email protected]

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0