Ini 5 Alasan Kader PSI Bubar dari Partai

SUARADEWAN.com – Belakangan Netizen dibuat bertanya-tanya dengan keluarnya sejumlah kader politik PSI dari partai. Banyak pengamat berspekulasi soal ini. Akan tetapi, ini alasan sebenarnya kenapa kader PSI bubar dari Partai.

1. Karena sudah tak sejalan dengan langkah politik partai tersebut.

2. Karena tidak  bisa dikabulkan sejumlah fasilitas yang diminta oleh kader

3. Ingin mendapatkan promosi dan perhatian.

4. PSI kesulitan cari donatur

5. Faktor Anies

Itulah dua alasan pokok kenapa kader PSI bubardari partai.

Wakil Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, August Hamonangan, memastikan tidak masalah sistemik terkait banyaknya kader yang mengundurkan diri. Lebih kepada ingin mendapatkan perhatian.

“Yang ada sebenarnya, bisa dikatakan, dari teman-teman yang mengundurkan diri itu ingin mendapatkan perhatian. Bentuk perhatian ini, mungkin ingin dipromosikan untuk jenjang berikutnya atau dari sisi perhatian yang sifatnya fasilitas,” jelas August, Rabu (21/12).

August melanjutkan, selama ini PSI selalu mengandalkan semangat kader untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. Menurutnya, PSI tidak memiliki banyak anggaran yang bisa memenuhi keinginan kader-kader yang mundur tersebut.

August menilai tuntutan kader yang mundur itu lumrah diajukan. Namun, tuntutan itu belum bisa dikabulkan karena PSI masih harus berjuang agar lolos menjadi peserta Pemilu 2024.

“Kami juga mengajukan proposal kepada donatur yang mana donatur itu bukan berarti membelenggu kami dari sisi kebijakan. Jadi, jika kita sangat diharapkan oleh teman-teman yang mengundurkan diri untuk memfasilitasi mereka, kita belum memadai secara materi. Kita masih berjuang,” demikian August.

Sejumlah politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kerap muncul di media sosial menyatakan mundur dari partai tersebut. Terbaru adalah Rian Ernest yang mengaku mundur demi kepentingan bersama.

Sebelumnya, Michael Victor Sianipar juga mundur dari PSI dan sekaligus dari Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PSI DKI Jakarta.

PSI diketahui kerap mengkritisi kebijakan Anies Baswedan saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Namun, kader PSI yang mundur seperti Tsamara Amany dan ‘Surya Tjandra secara tegas mendukung langkah politik Anies Baswedan untuk maju sebagai Calon Presiden 2024. [***]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90