HomeEkonomi

Ini Dampak Asian Games 2018 ke Ekonomi Indonesia

Ini Dampak Asian Games 2018 ke Ekonomi Indonesia

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Pesta olahraga terbesar di Asia, Asian Games 2018 telah resmi dibuka. Sebagai tuan rumah, banyak keuntungan yang akan didapatkan oleh Indonesia dari ajang ini, salah satunya dari sisi ekonomi.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan,‎ output perekonomian DKI Jakarta saat menjelang dan pelaksanaan Asian Games ‎bertambah sekitar Rp 40,6 triliun. Angka ini diraih dari kegiatan kontruksi persiapan saran dan prasarana senilai Rp 18,5 triliun, kegiatan opersional penyelenggaraan Rp 20,9 triliun dan kegiatan pengunjung domestik mancanegara Rp 1,2 triliun.

Sedangkan untuk output perekonomian Palembang‎ bertambah sebesar Rp 11,1 triliun. Ini terdiri dari kegiatan konstruksi persiapan prasaranan dan sarana Rp 9 triliun, kegiatan operasional penyelenggaraan Rp 1,6 triliun dan kegiatan domestik dan mancanegara negara sebesar Rp 439 miliar.

“Kenapa jadi penting? karena akan muncul pentas olahraga baru, infrastruktur baru. Sejarah 1962 kita punya kompleks olahraga Senayan, kalau tidak jadi tuan rumah belum tentu punya. Berikutnya adalah eknomi apakah pariwisata, kesepakatan kerja, kesepakatan usaha, promosi wilayah Jakarta dan Palembang,” ujar dia beberapa waktu lalu di Jakarta, seperti ditulis Minggu (19/8/2018).

Baca Juga:  Menko Ekonomi; Perekonomian Indonesia 2015 Hanya 4,8 Persen

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta, Sarman Simanjorang menyatakan, sektor mendapatkan dampak positif dari Asian Games yaitu transportasi, pariwisata, jasa, makan, minuman dan hiburan.‎ Selain itu, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) juga kecipratan manfaat ekonomi Asian Games 2018, melalui pembuatan dan penjualan pernak pernik Asian Games. ‎

“Koordinasi antara negara sudah berjalan booking hotel, transportasi, guide tempat wisata,” papar dia.

Menurut Sarman, geliat ekonomi akan terus meningkat, setelah‎ Asian Games 2018 resmi dimulai pada 18 Agustus 2018. Pasalnya, Indonesia khususnya wilayah yang terdapat venue pertandingan Asian Games akan terus kedatangan turis baik lokal maupun manca negara.

Baca Juga:  Utang Indonesia Masih Relatif Kecil Dibanding Jepang dan AS

“Mulai minggu terakhir peningkatam ekonomi dirasakan, transportasi meningkat, hunian, hotel sudah full, merchandise Asian Games ‎laris terjual,” ungkap dia. Gelaran pesta olahraga ini juga mendapatkan dukungan dari konfederasi buruh.

Presiden KSPI Said Iqbal, menegaskan masyarakat buruh mendukung jalannya Asian Games yang tertib dan damai. “Kehormatan bagi Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games. Nilai yang baik tecermin dari suksesnya pelaksanaan Asian Games. Indonesia harus juara,” tutur Said Iqbal belum lama ini di Jakarta.

Asian Games 2018 berlangsung 18 Agustus-2 September. Sebanyak 45 negara peserta berjuang menjadi yang terbaik dengan mengikuti 40 cabang olahraga yang dipertandingkan. (lip)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: