HomePolitik

Ini Respon Timses Ahok Soal Rencana Aksi 313

Juru Bicara Tim Sukses Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Pada 31 Maret 2017 nanti Forum Umat Islam (FUI) bersama sejumlah ormas keagamaan lain yang tergabung dalam alumni “Aksi 212”, berencana untuk mendemo Presiden Jokowi di istana Negara.

Demo yang mereka sebut sebagai “Aksi 313” itu bertujuan untuk mendesak Presiden mencopot Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok dari jabatannya, dan menjebloskan calon Gubernur DKI yang bersaing dengan Anies Baswedan itu ke penjara karena statusnya sebagai terdakwa dalam kasus penistaan agama.

Baca Juga:  Ahok Anti-Korupsi, Mantan Pimpinan KPK: Siapa Bilang?

Juru bicara Tim Sukses pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni, saat dimintai pendapatnya terkait rencana aksi FUI ini menolak untuk berkomentar lebih jauh.

“Tidak ada yang bisa dikomentari. Karena itu kan gerakan. Orang-orang yang membuatnya,” katanya.

Menurut sekretaris jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini, selama aksi itu dilakukan dengan tertib dan sesuai aturan main, pihaknya tidak mempermasalahkan demo yang bernuansa politis ini, dan juga tidak bisa melarang.

“Saya kira selama aksi itu tidak menebar kebencian, intimidasi, mempromosikan intoleransi, dan mengganggu ketertiban umum yang didefinisikan oleh pihak kepolisian,” tukas Raja Juli.

Baca Juga:  Ahok: Saya Minta Maaf Tak Bisa Kerja Maksimal

Politikus muda ini mengaku tidak khawatir elektabilitas Ahok-Djarot akan menurun akibat aksi alumni 212 ini. Sebab, menurutnya, masyarakat DKI Jakarta saat ini sudah semakin rasional dan bisa mebedakan dengan jelas mana ciri pemilih yang beradab dan tidak.

“Mudah mudahan nggak ada. Masyarakat tambah rasional, ya. Akan terlihat mana yang betul-betul pemilih yang beradab, bergerak pada koridor, dan menggunakan demokrasi untuk sebagai alat dan tujuan,” tukas Raja Juli. (ZA)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: