HomeInternasionalEropa-Amerika

Intelijen AS Tuding Rusia Dalang Konflik Arab-Qatar

Intelijen AS Tuding Rusia Dalang Konflik Arab-Qatar

QATAR, SUARADEWAN.com – Kabar tentang diretasnya kantor berita resmi Qatar ternyata bukan dalih belaka dari otoritas Qatar. Hal tersebut juga diterangkan oleh pejabat intelijen Amerika Serikat (AS) bahwa peretasan tersebut memang ada.

Menurut laporannya, peretas Rusia bertanggung jawab atas sejumlah berita palsu yang menjadi sebab hubungan Arab Saudi dengan Qatar renggang dan sampai memutuskan hubungan diplomatik. Hal ini dibenarkan pasca FBI mengunjungi Qatar pada akhir Mei lalu dan menemukan memang ada serangan siber ke kantor berita Qatar.

Baca Juga:  Tak Banyak Yang Tahu, Ternyata Istana Raja Arab Saudi Dijaga Ribuan Pasukan Yahudi

Laporan tersebut dikemudian dikonfirmasi langsung oleh FBI ke pemerintah Qatar.

“Apapun yang telah dilontarkan sebagai tuduhan, semuanya didasarkan pada informasi yang keliru dan kami berpikir bahwa keseluruhan krisis ini didasarkan pada kesalahan informasi,” terang Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani.

Sebelumnya, Arab Saudi menggunakan berita-berita tersebut untuk kemudian menjadi alasan memutus hubungan diplomatiknya dengan Qatar, termasuk di bidang ekonomi. Terhadap ini, pihak Qatar juga sudah mengatakan sebelumnya bahwa kedekatannya dengan Iran serta mempertanyakan kelangsungan Presiden AS Donald Trump tersebut adalah berita bohong.

Baca Juga:  Dituding Dukung Terorisme, Qatar Protes dan Sebut Arab Saudi Lakukan Kampanye Hasutan

“Itu dimulai dari berita palsu, dimasukkan ke kantor berita nasional kami yang diretas dan itu telah dikonfirmasi FBI,” lanjutnya.

Guna penanganan lebih lanjut, kantor komunikasi Qatar kini tengah menjalin kerjasama dengan FBI juga dengan Badan Keamanan Nasional Inggris untuk menyelidiki peretasan yang terjadi. (ms)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: