HomeSosmed

Jangan Sebarkan Berita Bohong, Berikut Tuntunan Al-Qur’an

Jangan Sebarkan Berita Bohong, Berikut Tuntunan Al-Qur’an

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Fenomena hoax atau penyebaran berita bohong secara meluas dan berdampak besar bukanlah hal baru dalam sejarah manusia, yang dimulai sejak masa Nabi Adam AS ketika mendapat kabar bohong dari Iblis sehingga terusir dari surga, hingga masa Nabi Muhammad SAW bahkan dalam kehidupan umat Islam di akhir zaman ini, hoax semakin marak terjadi.

Baca Juga:  Cara Jitu Menangkal Cyber Crime di Media Sosial

Hoax biasanya menyebar bagai virus. Sehingga wajar saja banyak kabar hoax yang menjadi terkenal dan viral dan bahkan orang-orang dengan tanpa sadar ikut menyebarkan berita tersebut.

Baca Juga:  Pakar Pemilu: Pentingnya Gerakan Tabayyun Nasional Memerangi Hoax

Berikut tuntunan Al-Qur’an tentang Berita Bohong, termuat dalam Q.s: An-Nur (64) ayat 11-20:

Qs.24:11: Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa diantara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar.

Qs.24:12 Mengapa di waktu kamu mendengar berita bohong itu orang-orang mukminin dan mukminat tidak bersangka baik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata: “Ini adalah suatu berita bohong yang nyata”

Qs.24:13 Mengapa mereka (yang menuduh itu) tidak mendatangkan empat orang saksi atas berita bohong itu? Oleh karena mereka tidak mendatangkan saksi-saksi maka mereka itulah pada sisi Allah orang-orang yang dusta.

Qs.24:14 Sekiranya tidak ada kurnia Allah dan rahmatNya kepada kamu semua di dunia dan di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, karena pembicaraan kamu tentang berita bohong itu.

Qs.24:15 (Ingatlah) di waktu kamu menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar.

Qs.24:16 dan mengapa kamu tidak berkata, diwaktu mendengar berita bohong itu: “Sekali-kali tidaklah pantas bagi kita memperkatakan ini, Maha Suci Engkau (Ya Tuhan kami), ini adalah dusta yang besar.

Qs.24:17 Allah memperingatkan kamu agar (jangan) kembali memperbuat yang seperti itu selama-lamanya, jika kamu orang-orang yang beriman.

Qs.24:18 dan Allah menerangkan ayat-ayatNya kepada kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana

Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengatahui.

Qs.24:20 Dan sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmatNya kepada kamu semua, dan Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang, (niscaya kamu akan ditimpat azab yang besar)

Maha benar Allah dengan segala firmanNya.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0