Jelang Hari Air Dunia, Sejumlah Stakeholder Terlibat Diskusi Pelestarian dan Pemanfaatan Air

TANGERANG, SUARADEWAN.com — Menjelang perayaan Hari Air Dunia yang jatuh pada tanggal 22 Maret mendatang, sejumlah stakeholder terlibat dalam diskusi santai dalam membahas pelestarian, pemanfaatan Cisadane. Selain itu, mereka juga membahas tentang kelangkaan air yang sudah terjadi di sejumlah negara.

Sejumlah stakeholder tersebut antara lain, PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang, PT Angkasa Pura 2, PT Multi Bintang, dan PT Aetra Tangerang.

Dirut PDAM Kota Tangerang, Sumarya mengatakan bahwa Cisadane sebagai satu – satunya sumber air di Tangerang Raya. Meliputi Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan Bandara Internasional Soekarno Hatta.

“Sumber air satu – satunya ya memang Cisadane. Peningkatan polutan di Cisadane memang semakin tinggi. Kami terus berupaya melakukan monitoring serta pemeriksaan rutin. Hasil produksi saat ini masih memenuhi standar air minum,” kata Sumarya dalam acara Coffee Morning yang dihelat di Hotel Allium, Tangerang, Selasa (20/3/2018).

Baca Juga:  Penuhi Janji Politik, Bupati Boltim: Istri Saya Sudah Mundur Sebagai Anggota DPRD

Ia pun menuturkan, pelanggan terbesar dalam penggunaan air di Cisadane yakni pihak PT Angkasa Pura II. Cisadane dimanfaatkan di Bandara Soetta dan menjadi konsumen para penumpang lainnya.

“Ada kebanggaan juga dari kami melayani Bandara, suplainya masyarakat internasional,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Deputy Executive General Manager Airport Maintenance Bandara Soetta, Fahroji menjelaskan, keberadaan air Cisadane dipakai oleh turis – turis asing. Sebab pengelolaannya dibawa melalui sejumlah maskapai di Bandara Soetta.

“Air Cisadane masuk ke dalam pesawat mengudara ke mancanegara. Bule – bule pada pakai dan melalui proses ketat serta bertahap,” jelasnya.

Di Bandara Soetta sendiri memiliki pumping station untuk menampung air yang ada. Sebanyak 4 unit tangki dan pipa – pipa disiagakan guna mengaliri air tersebut.

“Data setiap tahunnya penggunaan air di Bandara Soetta meningkat. Tahun 2017 saja kami memerlukan 11.535 meter kubik air, dan tahun 2018 dipastikan naik signifikan karena angka penumpang yang terus bertambah,” tukasnya.

Baca Juga:  Jama'ah Masjid Alkautsar Tangsel Kembali Kumpulkan Dana Untuk Saudara Muslim di Palestina

Sementara Direktur Hubungan Korporasi PT Multi Bintang, Bambang Britono menyebutkan bahwa air Cisadane menghasilkan kualitas yang luar biasa. Pihaknya menjadi urutan kedua yang bergerak di bidang usaha dalam pemakaian air di PDAM TB Kota Tangerang.

“Sebanyak 90 sampai 95 persen produk bisnis kami terdiri dari air. Kami sempat menang kontes bir internasional, karena kualitas air Cisadane yang sudah teruji ini,” ungkapnya.

Pihaknya pun mengklaim, produknya tersebut sudah bisa dinikmati diberbagai negara. Mulai dari Inggris, Jepang, Australia dan lain sebagainya.

“Sudah kami uji hingga ke Belanda mengenai air Cisadane ini. Sekarang tinggal bagaimana kelanjutan dan melakukan perawatan sekaligus pelestariannya, jangan sampai air menjadi langka serta tercemar,” pungkasnya. (FN)

Tinggalkan Balasan

banner 728x90