Jokowi Kembali Peringatkan: PILPRES 2024 Jangan Pakai Politik Adu Domba

SUARADEWAN.com – Hadir dalam acara Konsolidasi Nasional KPU dalam rangka Kesiapan Pemilu Serentak 2024 di Convention Hall Beach City Entertainment Center (BCEC), Ancol, Jakarta Utara, Jumat (2/12), Presiden Jokowi kembali peringatkan agar dalam penyelenggaraan pemilu di 2024 mendatang agar tak ada adu domba, melainkan adu gagasan.

Jokowi mengatakan harus gunakan kampanye yang berkualitas dan menyehatkan demokrasi di Indonesia.

“Kita harus mendorong kampanye berkualitas yang menyehatkan demokrasi kita. Optimalkan teknologi informasi, mengedepankan politik adu ide, adu gagasan, bukan politik adu domba,” tekan Jokowi dalam pidato sambutannya.

Jokowi juga menolak tindakan politik yang tak terpuji dan mencederai kehidupan berbangsa, seperti menyebar fitnah dan ujaran kebencian.

Jokowi juga mengingatkan agar KPU memperkuat pendidikan politik. Baik itu untuk para kontestan, masyarakat dan para peserta pemilu yang damai dan berintegritas.

“Tolak tindakan tak terpuji yang menciderai demokrasi, menyebar fitnah, ujaran kebencian, politik uang dan lain-lain,” ucap Jokowi

Acara dihadiri Ketua KPU Hasyim Ashari serta jajarannya. Sekitar 6.341 peserta yang hadir. Terdiri dari anggota KPU pusat, KPU Provinsi, KPU Kabupaten Kota, jajaran kesekjenan KPU pusat, sekretariat KPU provinsi, dan sekretariat KPU Kabupaten Kota se-Indonesia.

Selain itu, Jokowi juga mewanti-wanti prsoalan teknis dalam penyelenggaraan Pemilu. Menurutnya hal itu bisa menjadi politis bila tidak dilakukan dengan koridor hukum yang jelas.

“Pertama, pastikan seluruh kegiatan di semua tahapan memiliki pengaturan teknisnya, setiap tahapan harus memiliki koridor hukum yang jelas. Hal ini penting untuk mengantisipasi dan juga mengatasi berbagai persoalan-persoalan yang akan muncul,” kata Jokowi dalam sambutannya.

“Kedua, hal-hal teknis itu bisa menjadi politis, hati-hati, sekali lagi hal-hal teknis bisa menjadi politis sehingga ini kita harus hati-hati,” lanjutnya.

Presiden Jokowi ingin sarana dan prasarana serta logistik Pemilu 2024 benar-benar dipersiapkan. Dia tidak ingin nantinya muncul keributan di lapangan karena kurang persiapan.

“Untuk itu pastikan kesiapan sarana dan prasarana logistik secara detail. Rencanakan dan lakukan pengadaan tepat jumlahnya dan tepat waktu, mengkondisi ini yang perlu kita siapkan, jangan sampai ketidaksiapan menyebabkan nantinya keributan-keributan di lapangan. Hal kecil ini bila kita tidak detail mengikuti menyelesaikan bisa menjadi keributan di lapangan,” ujarnya.

Jokowi meminta agar Pemilu 2024 diselenggarakan dengan efisien. Transparansi dan keterbukaan Pemilu juga disorot Jokowi.

“Selain itu juga penting ini lakukan efisiensi dan transparansi sehingga semua terbuka,” ucapnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90