HomeDaerahKalimantan

Kartius Ingin Menciptakan Rasa Keadilan dan Perdamaian Kesejahteraan Bagi Rakyat

Kartius Ingin Menciptakan Rasa Keadilan dan Perdamaian Kesejahteraan Bagi Rakyat

PONTIANAK, SUARADEWAN.com – Kartius, SH, M.Si mengatakan dirinya ingin menciptakan rasa keadilan, perdamaian dan kesejahteraan rakyat. Hal ini terungkap dalam visinya.

Dalam salah satu visinya adalah proaktif membela keadilan bagi rakyat, proaktif mewujudkan perdamaian bagi rakyat, proaktif memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

“Dan menata tatanan dunia baru bagi keadilan, perdamaian dan kesejahteraan rakyat,” ujar Kartius mantan kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalbar yang sekarang berprofesi sebagai pengacara (advokad)

Kertius menjawab pertanyaan media ini disela kesibukan dikantornya, Senin (12/07) lebih lanjut mengatakan walaupun kantor advokad yang didirikannya belum begitu lama, namun sudah cukup banyak perkara perlindungan hukum bagi masyarakat yang ditanganinya, bahkan ada yang sudah sampai kasasi di Mahkamah Agung (MA) menang.

Baca Juga:  Jubir KPK: Jangan Ganggu Kewenangan KPK

“Puji Tuhan”, ungkap Kartius yang juga menangani kasus dibawah Perbantuan Bantuan Hukum (PBH) Nawang Sanagari low for justice, peace and prosperity

“Kami sudah terdaftar di Menkumham pada tanggal 21 April 2021, dan sudah menangani kasus PBH sebanyak dua kasus, tapi sebagai advokad sudah banyak,” tandas Kartius.

Kartius

Dalam perbincangannya, Kartius mengatakan dalam menangani setiap perkara, sebagai pengacara harus memberi rasa adil kepada masyarakat sebagai kliennya.

“Tak ada istilah bagi kami, ini kasus berat atau ini kasus ringan, siapapun masyarakatnya yang ingin mencari keadilan didepan hukum, akan kami bantu,” jelasnya.

Baca Juga:  Jubir KPK: Jangan Ganggu Kewenangan KPK

“Ini sesuai dengan visi kami yaitu menciptakan keadilan, perdamaian kesejahteraan rakyat,” paparnya.

Dia mengatakan “Kami akan berkontribusi menegakan keadilan kesejahteraan, keseimbangan antara hukum dan keadilan sebagai PBH dan LBH berdiri diatas hukum,” ujarnya.

“Kami akan berdiri diatas hukum yang benar, bukan seperti membuang garam dilautan, tapi setitik saja kami bisa memberi rasa keadilan masyarakat kami sudah senang” , ungkapnya. “Pengacara itu bukan berarti membela kasus pidana lalu bisa bebas murni,” tambah Kartius lagi.

“Sebab dalam membela keadilan, bukan berarti adanya kongkalikong”, ujarnya lagi. (sab)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: