HomeDPR RI

Kasus Curanmor, Anggota Komisi III DPR Sangat Miris Melihat Keamanan Masyarakat

Kasus Curanmor, Anggota Komisi III DPR Sangat Miris Melihat Keamanan Masyarakat

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Peristiwa curanmor sekaligus menembak mati yang merenggut nyawa Italia Chandra Kirana Putri (23) di Karawaci, Tangerang. Para pelaku tersebut kini dalam pengejaran aparat polisi.

Menurut Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil mengatakan bahwa pada prinsipnya yang menjaga keamanan itu adalah diri sendiri, dan masyarakat di sekitar. Sementara kalau Polisi itu membantu warga untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Karena itu peristiwa yang dialami oleh Italia dan Davidson, menunjukkan bukti bahwa masyarakat belum sepenuhnya menjadi kunci keamanan bagi dirinya,” kata Nasir di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/6).

Baca Juga:  Aboe Bakar Alhabsy: Tidak Tepat Bahas Amandemen UUD 1945 Saat Pandemi

Dikatakan lanjutnya, polisi tidak mungkin menjaga dan mengawasi masyarakat selama 24 jam. Karena itu sudah saatnya menghadirkan polisi masyarakat yang mampu mencegah, dan melakukan penindakan, jika terjadi kejahatan terhadap warga.

“Polisi, Masyarakat atau Polmas harus menjadi prioritas Kapolri, guna mencegah terjadinya korban di tengah masyarakat,” cetusnya.

Baca Juga:  Hidayat Nur Wahid; Main-Main dengan Narkoba, maka Ia Langgar Sila 1

Politisi PKS ini menambahkan, kalau hunian masyarakat saat ini, ibarat hutan yang tidak ada lagi penjaganya. Jadi siapapun bisa masuk dan mencuri kayu di hutan.

“Siapa penjaga hutan, ya polisi hutan dan binatang buas yang ada di dalam hutan. Jadi miris melihat sistem keamanan masyarakat kita saat ini. Penjahat sangat leluasa melakukan aksinya, karena kita sudah kurang peduli dengan keamanan kita sendiri,” tandasnya. (yp)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: