HomeRagamOlahraga

Kembali ke Chelsea, Lukaku Akan Jadi Pemain Termahal Dalam Sejarah

Kembali ke Chelsea, Lukaku Akan Jadi Pemain Termahal Dalam Sejarah

SUARADEWAN.com — Tak lama lagi, Romelu Lukaku bakal menuntaskan kepulangannya ke Chelsea. Dia ditebus dengan mahar £97,5 juta atau setara Rp1,9 triliun.

Ini adalah kali kedua Lukaku berkostum Chelsea. Pasalnya, The Blues merupakan klub pertama pemain berpaspor Belgia ketika pertama kali merumput di luar negara asalnya.

Momen itu terjadi pada 2011 silam. Kala itu, Chelsea menebusnya dari Anderlecht sebesar £10 juta.

Namun, Lukaku gagal bersinar pada periode pertamanya di Stamford Bridge. Dia dua kali menjalani masa peminjaman bersama West Bromwich Albion dan Everton sebelum dipermanenkan The Toffees pada 2014.

Baca Juga:  Kisah Derby Wanda, Derby Yang Pernah Tensi Tinggi di Sepakbola Italia

Perjalanan panjang di Premier League membuatnya jadi salah satu striker paling mematikan saat ini. Taringnya semakin tajam setelah merumput bersama Inter Milan.

Total, dia telah menorehkan 64 gol dalam 95 laga di semua kompetisi dan membawa Nerazzurri merebut trofi Serie A musim lalu.

Krisis finansial yang dialami Inter membuat mereka harus melepas sejumlah pemain bintangnya. Lukaku setuju menerima pinangan Chelsea lantaran merasa ada pekerjaan yang belum tuntas.

Dengan kepindahannya ke Stamford Bridge, kini pemain 28 tahun itu menjadi pemain termahal sepanjang sejarah dalam total nominal transfernya. Dikutip The Sun, total harganya saat ini mencapai £293,5 juta atau setara Rp5,85 triliun.

Baca Juga:  Raih 11 Kemenangan Beruntun, Inter Milan Dekati Scudeto ke 19

Jumlah itu didapat dari pertama kali Chelsea menebusnya dari Anderlect sebesar £10 juta. Kemudian dia hijrah ke Everton (£28 juta), lalu ke Manchester United (£76 juta), dan Inter Milan (£74 juta), serta kepulangannya ke Chelsea (£97,5 juta).

Angka tersebut jauh melampaui nilai Neymar yang valuasinya mencapai £246,6 juta.

Namun, ada pihak menilai jika kembalinya Lukaku ke Chelsea merupakan sebuah kesalahan karena dengan tubuhnya yang tinggi besar, dia tak cocok bermain di Inggris. (viva)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: