HomeDaerahTangerang Raya

Kementerian PUPR Peringati Hari Air Dunia Bersama Walikota Tangerang Selatan

Kementerian PUPR Peringati Hari Air Dunia Bersama Walikota Tangerang Selatan

TANGSEL, SUARADEWAN.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) peringati Hari Air Dunia bersama Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany di Situ Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, pada Kamis (22/3/ 2018).

Sekretaris Dirjen Sumber Daya Air (SDA) Kementrian PUPR Muhamad Arsyadi menyampaikan, hari air dunia yang ke 26 ini mengusung tema Lestarikan Alam Untuk Air, dengan melakukan penanaman pohon, pemanenan air hujan dan lomba menggambar.

“Peringatan hari air dunia dilaksanakan dalam rangka untuk mengingatkan dan menyadarkan kita semua betapa pentingnya air untuk kehidupan di muka bumi ini. Diharapkan kita dapat lebih peduli untuk melestarikan alam,” paparnya.

Menurutnya, banyak tantangan yang dihadapi saat ini dalam permasalahan air. Dimana kelangkaan air bersih berdampak pada populasi manusia yang cepat. Perubahan iklim juga salah satu tantangan, dan panjangnya masa musim kemarau akan berdampak pada kekeringan.

Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany bersama Sekretaris Dirjen Sumber Daya Air (SDA) Kementrian PUPR Muhamad Arsyadi melakukan penanaman pohon di Situ Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, pada Kamis (22/3/ 2018)

“Untuk menjawab tantangan tersebut Kementrian PUPR melalui Direktorat SDA berupaya untuk melakukan peningkatan pemenuhan kebutuhan air baku untuk air bersih,” ujarnya.

Baca Juga:  Walikota Tangsel Hadiri Lepas Sambut Kepala Kantor Kemenag Tangsel

Muhamad Arsyadi pun menegaskan bahwa pemecahan masalah untuk air tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah melalui infrastruktur seperti bendungan, waduk dan lainnya.

“Tetapi untuk mengatasi tersebut perlu adanya partisipasi masyarakat, akademisi, mahasiswa, pihak swasta dan seluruh masyarakat untuk menjaga dan melestarikan alam sehingga dapat meminimalisir,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany menuturkan, bahwa peringatan hari air dunia memberikan kesempatan kepada kita untuk mengetahui isu-isu dan informasi yang berhubungan dengan air.

“Sehingga menginspirasi kita untuk menyebarluaskannya, melakukan aksi-aksi untuk membuat perbaikan dalam pengelolaan sumber daya air dalam kehidupan kita sehari-hari dan meningkatkan kesadaran serta kepedulian masyarakat dunia terhadap pentingnya air bagi kehidupan,” tuturnya.

Baca Juga:  Airin Rachmi Diany Netral Dalam Pilkada Banten

Ibu dua anak ini pun menjelaskan, bahwa hari air dunia diperingati setiap tahunnya, guna menarik perhatian publik terhadap pentingnya air serta pentingnya menjaga kualitas, kuantitas air bagi kehidupan. Untuk itu kita dituntut untuk lebih bijak dalam mengelola air guna menjamin ketersediaannya dimasa yang akan datang.

Sementara saat ini dinamika pembangunan di wilayah Kota Tangsel berkembang secara cepat dan sangat kompleks, dimana setiap perkembangan memiliki tantangan dan tuntutan lingkungan yang berbeda-beda. begitu banyak faktor yang dapat mempengaruhi jalannya pembangunan.

“Kondisi seperti ini memerlukan keseriusan dan ketekunan bagi pemerintah kota Tangsel, untuk itu kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, salah satunya dengan mengelola sumber daya air secara optimal,” jelasnya.

Dalam masalah pengelolaan air, pemerintah kota Tangsel kini sudah memiliki beberapa capaian. “Capaian kita seperti penataan sungai dan bantaran di sungai jalatreng, penataan situ yang ada di wilayah kota Tangsel, penataan dan pengintegrasian sistem jaringan drainase kota dan pembangunan tandon ciater, tandon nusa loka, tandon bpi sebagai pengendali banjir,” pungkasnya. (FN)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0