HomeDaerahMaluku-Papua

Kepolisian Papua Bersama Dewan Masyarakat Adat Akan Gelar Razia Senjata Tajam

Kepolisian Papua Bersama Dewan Masyarakat Adat Akan Gelar Razia Senjata Tajam

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Guna mengantisipasi aksi kriminalitas, Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua bersama Dewan Adat Balim, tokoh agama, tokoh pemuda dalam waktu dekat akan menggelar razia senjata tajam di pusat kota Papua.

“Ini untuk mengantisipasi jangan sampai karena mabuk, main potong-potong karena sudah ada senjata tajam di tangan,” terang Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Pieter Reba, Jumat (21/4/17).

Dirinya mengakui sudah menjaling komunikasi dari sejumlah elemen masyarakat yang terdiri dari dewan adat, forum komunikasi pimpinan daerah (FKUB) dan tokoh masyarakat terkait rencana tersebut.

Baca Juga:  Kanal YouTube Kitorangpapua Diluncurkan untuk Ekspos Papua Terkini

Selain itu, kepolisian juga akan melibatkan pihak TNI dari dari Kodim 1702/Jayawijaya.  Razia tersebut guna membersihkan peredaran parang, tombak dan panah serta busur.

“Bersama-sama kita akan melakukan razia dan menyampaikan kepada masyarakat agar tidak membawa senjata tajam masuk ke perkotaan,” tutur Kapolres.

Yan mengaku rencana ini muncul setelah sebelumnya muncul keinginan dari masyarkat adat untuk menertibkan senjata tajam dan senjata api, terutama yang masuk dari kabupaten lain ke kabupaten Jayawijaya.

Baca Juga:  Sejumlah Aliansi Masyarakat Papua Gelar Aksi Massa Menuntut PT Freeport Ditutup

Pasalnya, jelas Yan saat ini masih ada warga yang kerap membawa senjata tajam ke dalam pusat perkotaan karena kultur masyarakat nomaden sehingga selalu membawa alat tajam seperti panah untuk berburu dan parang untuk berkebun.

“Sehingga di era perkembangan yang sekarang, masih ada masyarakat kita yang belum tersentuh dengan pemahaman-pemahaman tentang membawa senjata tajam,” pungkasnya. (DD)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: