HomeSkandalKontroversi

Ketua PB PMII Diimbau Minta Maaf Terkait Pernyataannya

Ketua PB PMII Diimbau Minta Maaf Terkait Pernyataannya

PALU, SUARADEWAN.com – Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Aminuddin Ma`ruf, diminta untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka pada masyarakat Sulawesi Tengah terkait pernyataannya dalam pambukaan kongres ke XIX PMII di Masjid Agung Darussalam Palu, Selasa (16/5) kemarin.

Dalam kesempatan itu Aminuddin menyampaikan pada Presiden Jokowi bahwa tujuan PMII menggelar Kongres di Sulawesi Tengah adalah karena daerah tersebut dinilai sebagai pusat gerakan radikal Islam dan menentang NKRI.

“Pak Presiden, kami sengaja laksanakan kongres di Tanah Tadulako berthema meneguhkan konsensus bernegara untuk Indonesia berkeadaban karena tanah ini pusat radikal Islam. Di tanah ini pusat gerakan menentang NKRI,” kata Aminuddin.

Baca Juga:  Buka Kongres XX PMII, Jokowi: Jadilah Navigasi Perubahan

Menanggapi pernyataan Aminuddin itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, mempertanyakan dasar pertimbangan Amin menyampaikan demikian dihadapan Presiden Jokowi dan Kapolri Tito Karnavian serta sejumlah undangan pejabat tinggi RI lainnya.

“Apa maksud dia bicara seperti itu? Dia tahu dari mana dan apakah ada datanya bahwa Sulteng adalah pusat radikal Islam dan pusat gerakan menentang NKRI,” kata Longki pada wartawan, Rabu (17/5).

Baca Juga:  Densus 88 Ringkus Dua Teroris DPO Poso di Bima

Menurut Longki pernyataan Ketua Umum PB PMII itu sudah melukai hati masyarakat Sulawesi Tengah khususnya umat Islam. Karena itu ia mengimbau pada Aminuddin untuk segera minta maaf secara terbuka pada masyarakat Sulawesi Tengah terkait pernyataannya tersebut.

“Saya minta Ketua Umum PB PMII itu meminta maaf secara terbuka atas pernyataan yang melukai perasaan masyarakat itu, khususnya melukai hati umat Islam Sulawesi Tengah,” tegas Longki. (za/an)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: