HomeEkonomi

Ketua Umum MIFF Ini Berharap Indonesia Dapat Maju Seperti Oman

Ketua Umum MIFF Ini Berharap Indonesia Dapat Maju Seperti Oman

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Manajemen keuangan dengan basis Syariah telah banyak diterapkan oleh berbagai negara-negara belahan dunia dan timur-tengah. Seperti halnya yang terjadi di negara Oman, yang menurut Kepala Audit Sharia of Oman Bank Muhammad Iman S Mihajat mengalami perkembangan yang begitu pesat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum MGI-Islamic Finance Forum (MIFF) Safril Haliding berpendapat agar Indonesia bisa mengambil pelajaran dari negara-negara tersebut. Hal tersebut menurut Safri tidak lepas dari peran dan dukungan pemerintahannya.

“Dengan berbagai pengalaman Oman dalam membangun industri keuangan Syariahnya, harapannya Indonesia dapat belajar dari berbagai negara yang berhasil mengembangkan keuangan Syariah, termasuk Oman yang berhasil membangun dalam waktu singkat karena dukungan penuh dari pemerintahnya dan berbagai stakeholdersnya,” ungkap Safril Haliding dalam sambutannya di MIFF, Kemenkeu, Jakarta, Sabtu (15/10).

Indonesia sendiri sudah membentuk Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) yang diketuai langsung oleh Presiden Jokowi, Badan Penyelenggara Keuangan Haji (BPKH) dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), dengan harapan bisa menjadi momentum bagi Indonesia menuju sebagai pusat industri keuangan Syariah Dunia.

Baca Juga:  Negara Timur Tengah tak Satu Suara Soal Yerusalem Disesalkan oleh Muhammadiyah

“Oleh karena itu, sangat diharapkan KNKS dapat segera beroperasi dengan membentuk pelaksana teknis (Direktur Pelaksana) KNSK sehingga dapat melakukan berbagai terobosan dengan membuat program strategis yang dapat mendorong pertumbuhan dan perkembangan Industri Keuangan Syariah tanah air” tambah Safri.

Baca juga:

Dalam penyampaiannya, Safri menjelaskan bagaimana Governance Standard yang akan dirilis AAOIFI pada tahun depan. Hal ini menurutnya, sementara dalam proses review oleh industri. Governance standard menurut lulusan IIUM Malaysia ini mencakup beberapa hal, yaitu:

“Pertama, Central Shariah Board,  Kedua, Revisi atas kebijakan Pembayaran Bertahap, Ketiga, Implementasi IFRS 9 terkait Solely Payment Plus Interest,” “ jelas Safril.

Sebelumnya, MIFF adalah MGI Islamic Finance Forum yang prakarsai oleh Mata Garuda Institute dengan menghadirkan pembicara Muhammad Iman S  Mihajat, Kepala Audit Sharia Bank Arab Oman dan dimoderatori oleh Wahyu Jatmiko, SE, M.Sc seorang dosen dan Peneliti FEB UI.

Baca Juga:  Qatar Dukung Terorisme, Empat Negara Timur Tengah Putus Hubungan Diplomatik

Mata Garuda Institute Islamic Finance Forum (MIFF) adalah lembaga kajian dan think tank yang dibentuk oleh para alumni dan awardee penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang mengambil jurusan Islamic Finance & Banking and related studies baik yang sekolah di dalam negeri maupun di luar negeri, umumnya alumni S2 dan S3 dari International Islamic University of Malaysia (IIUM) dan Durham University, UK.

MIFF sebagai wadah untuk menampung aspirasi, saran, dan rekomendasi para awardee & alumni LPDP yang mengambil kekhususan Ekonomi Islam untuk disalurkan/diberikan kepada semua stakeholders Islamic Finance Industry, sekaligus sebagai bagian dari kontribusi awardee dan alumni LPDP kepada pengembangan Islamic Finance Industry di tanah air. (AW)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: