HomePolitik

Ketum Diduga Korupsi e-KTP, Anggota Muda Golkar Desak Munaslub

Ketum Diduga Korupsi e-KTP, Anggota Muda Golkar Desak Munaslub

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Sejumlah anggota muda Golkar desak agar dilaksanakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Hal ini mengingat adanya dugaan besar terkait keterlibatan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dalam perkara korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Guna melakukan pencegahan, saat ini partai Golkar sedang menggiatkan konsolidasi internal. Hal itu juga demi menyambut pesta demokrasi 2018 mendatang.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar Yorrys Raweyai membenarkan dugaan keterlibatan Setya. “Memang ketua umum hampir pasti menjadi tersangka dugaan kasus ini. Kami harus pahami, sekarang sudah pencegahan,” kata Yorrys di Hotel Pura Denpasar, Senin 24 April 2017.

Baca Juga:  Ternyata Ahok Juga Terlibat dalam Proyek e-KTP

Selain itu, lanjut Yorrys, konsolidasi ini sangat penting. Karena, beberapa bulan ke depan, partai harus menyiapkan pasangan calon kepala daerah untuk Pilkada 2018 dan verifikasi faktual partai.

“Itu ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal, bukan PLT (Pelaksana Tugas),” tegas Yorrys.

Baca Juga:  Fahri Hamzah: MKD Harus Aktif Panggil Anggota Yang Disebut Terlibat Korupsi E-KTP

Namun, Yorrys enggan menyebut kemungkinan hasil konsolidasi. Terutama terkait desakan sejumlah anggota muda untuk menggelar Munaslub.

Berdasarkan Pasal 33 Bab XV AD/ART Golkar, Munaslub biasanya diselenggarakan apabila partai dalam keadaan terancam atau menghadapi hal ihwal kegentingan yang memaksa.

Sementara itu, juru bicara Golkar Nurul Arifin memastikan tidak akan ada Munaslub Golkar.

“Semua solid di belakang Ketua Umum Setya Novanto. Jangan menghakimi sebelum ada keputusan apapun,” tandas Nurul. (ms)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0