Khutbah H. Kusrin Hasibuan : Islam Tegas Menolak Sikap Terorisme, Radikalisme dan Anarkisme

DELISERDANG, SUARADEWAN.com – Jumat ini, yakni 30 Desember 2022 bertepatan dengan Jum’at penutup akhir tahun 2022 menjelang tahun baru 2023.

Ini sedianya menjadi momen untuk mengajak saudara-saudara muslim dalam menerapkan moderasi beragama dan menumbuhkan sikap toleransi antar umat agama sehingga kedepannya akan lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Sebagai umat Islam, kita memiliki tanggungjawab untuk turut serta menciptakan kondisi tentram dan damai. Dengan kondisi yang damai, sangat dimudahkan untuk mewujudkan kemaslahatan umat manusia,” kata H. Kusrin Hasibuan, S.pdi, dalam Khutbah Sholat Jumat di Masjid Al Ikhlas Jl. Perintis Kemerdekaan, Kec. Hamparan Perak, Kab. Deli Serdang, Sumut, pada Jumat 30 Desember 2022.

Baca Juga : Khatib Tebar Benci dalam Khutbah, Jamaah Salat Idul Fitri di Yogyakarta Bubar

Dijelaskannya, H. Kusrin, di sisi lain, Islam dengan tegas menolak sikap terorisme, radikalisme, anarkisme, keberingasan, dan pengrusakan yang mengatasnamakan agama.
Tidak lain, karena hal tersebut sangat bertentangan dengan nilai-nilai dan watak dasar Islam.

“Islam maupun penganut agama lain harus berupaya memahami dan mengamalkan ajarannya masing-masing dalam bingkai merawat kemajemukan dan kemajuan Indonesia. Hal ini tidaklah berlebihan, mengingat setiap agama pasti mengajarkan nilai dan budi luhur. Oleh karenanya, hidup damai dan toleran sudah semestinya menjadi komitmen bersama. Dalam konteks ajaran Islam,” tegas H. Kusrin Hasibuan, S.pdi.

Dari penjelasan ini, kita bisa mengambil intisari bahwa toleransi dan moderasi telah dan harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam lingkup intra-agama dan antar-agama dimasyarakat Bali dan upaya membangun toleransi harus menjadi prioritas, terutama dalam konteks masyarakat yang majemuk.

Baca Juga: Umpatan Saat Khutbah adalah Pantangan Warga NU

“Dakwah itu perlu diberikan rambu-rambu agar sesuai ajaran Al-Qur’an dan Sunnah. Jadi di sinilah pentingnya peran khatib dalam menyampaikan konsep moderasi beragama kepada jamaah shalat Jumat,” tutup H. Kusrin Hasibuan, S.pdi. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90