HomeInternasionalAsia-Afrika-Pasifik

Kisah Sukses Bhutan; Nakes dan Dokter Sedikit Tapi Bisa Vaksin Mayoritas Warga

Kisah Sukses Bhutan; Nakes dan Dokter Sedikit Tapi Bisa Vaksin Mayoritas Warga

SUARADEWAN.com — Donasi demi donasi yang masuk ke Bhutan berhasil menyukseskan program vaksinasi COVID-19 di negara berpenduduk 770 ribu jiwa ini. Per Senin (26/7), sebagian besar dari populasi warga laik vaksin sudah menerima vaksinasi dua dosis.

Cepatnya progress vaksinasi ini membuat Perwakilan UNICEF untuk Bhutan, Will Parks, menganugerahinya sebagai “kisah sukses yang luar biasa untuk Bhutan.”

Lebih dari 454 ribu dosis disuntikkan dalam sepekan terakhir, yang mencakup sekitar 85% dari total 530 ribu orang dewasa laik vaksin.

“Kita sangat membutuhkan sebuah dunia di mana negara-negara dengan jumlah vaksin berlebih, benar-benar berdonasi kepada negara yang sejauh ini belum menerima [dosis vaksin],” ujar Parks, seperti dikutip dari AFP.

“Dan saya sangat berharap dunia dapat belajar dari negara seperti Bhutan, jumlah dokter dan perawat sedikit, tetapi memiliki seorang raja yang berkomitmen tinggi dan kepemimpinan dalam memobilisasi masyarakatnya,” lanjut dia.

Baca Juga:  Kabar Baik dari WHO: Dari 70 Vaksin Corona, 3 Siap Uji Coba ke Manusia

Parks menegaskan, sangat mungkin sekali bagi sebuah negara untuk bisa memvaksinasi seluruh warganya.

Negara kecil di timur Himalaya ini menerima sebanyak 550 ribu dosis vaksin AstraZeneca dari India pada akhir Maret dan awal April lalu untuk vaksinasi dosis pertama warganya.

Vaksinasi di Bhutan sempat melambat antara dosis pertama dan kedua akibat India menangguhkan ekspor vaksin mereka. Bhutan menggunakan waktu tersebut untuk meluncurkan permohonan donasi ke banyak negara.

Sejumlah negara di dunia menyambut baik permohonan Bhutan. Amerika Serikat menyumbang hingga 500 ribu dosis vaksin Moderna lewat skema COVAX facility pada pertengahan Juli. Di periode waktu yang sama, Denmark juga mengirimkan 250 ribu dosis vaksin AstraZeneca.

Baca Juga:  Inggris Pertimbangkan Larang Vaksin Oxford-AstraZeneca bagi Kalangan Muda

Kroasia, Bulgaria, dan China turut menyumbangkan hingga lebih dari 400 ribu dosis vaksin AstraZeneca, Pfizer/BioNTech, dan Sinopharm, yang akan segera tiba dalam waktu dekat.

Pemerintah Bhutan sebelumnya telah memesan vaksin Pfizer/BioNTech yang diperkirakan akan dikirimkan di akhir tahun ini.

Sejak awal pandemi hingga sekarang, negara yang diapit oleh India dan China ini melaporkan kurang dari 2.500 kasus COVID-19. Kematian akibat virus corona juga hanya tercatat sebanyak dua jiwa. (kumparan)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: