HomeHukum dan HAM

Konflik Rohingya, PERADI : Jika Melanggar HAM Harus Diproses

Konflik Rohingya, PERADI : Jika Melanggar HAM Harus Diproses

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Krisis kemanusiaan yang terjadi pada etnis Rohingya di Myanmar juga menjadi perhatian bagi sejumlah LSM dan LBH Indonesia, seperti kritikan yang muncul dari Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) kepada pemerintahan Indonesia.

“Peradi meminta agar Pemerintah Myanmar menghentikan operasi militer di wilayah Rakhine. Segera mengubah sikap dengan dasar pandangan penegakan hukum dalam persoalan di sana,” kata Fauzie Yusuf Hasibuan Ketua Peradi Pusat saat audiensi di Kemenlu, Jakarta, Jum’at (8/9).

Baca Juga:  Abaikan Rohingya, Gelar Freedom of Oxford Untuk Aung San Suu Kyi Dicopot

Disampaikan oleh Peradi, pemerintah Indonesia harusnya bisa memberi masukan kepada Pemerintah Myanmar untuk memproses oknum masyarakat yang memicukan konflik tersebut. Selain itu, Peradi berharap ada tindak nyata dari Myanmar agar memproses oknum militer dan sipil yang melanggar HAM.

Baca Juga:  Aksi Bela Rohingya, Prabowo Subianto : Bantuan Pemerintah Hanya Pencitraan

“Peradi meminta Myanmar menerapkan kebijakan equality before the law dalam memperlakukan penduduk yang berada di wilayah Rakhine tanpa melihat suku, agama, dan perbedan lainnya. Kalau sudah melanggar HAM, kita berharap supaya ada kesamaan pandangan tidak kompromi soal etnis, agama, dan lain-lain,” ujar Fauzie. (AW)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0