HomeDaerahSulutenggo

Konsolidasikan Panwascam Se-Sulut, Bawaslu Sulut: Jaga Soliditas dan Kekompakan!

Konsolidasikan Panwascam Se-Sulut, Bawaslu Sulut: Jaga Soliditas dan Kekompakan!

MANADO, SUARADEWAN.com — Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara menggelar kegiatan Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih dan Launching Gerakan Awasi Coklit, Rabu (15/07/2020) secara virtual.

Kegiatan yang diikuti oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Kota Se-Sulut bersama Staf Pengawasan dan seluruh Panwascam tersebut juga diikuti oleh Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin, Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda, anggota Bawaslu Sulut Kenly Poluan, Kepala Sekretariat Bawaslu Sulut Aldrin Christian.

Dalam kesempatan itu, Bawaslu Sulut mengingatkan bahwa pengawasan terhadap pencocokan dan penelitian (Coklit) pemutakhiran data pemilih bukan hanya tugas Divisi Pengawasan Bawaslu akan tetapi adalah tugas kelembagaan yang dikoordinir oleh Divisi Pengawasan.

“Pengawasan ini tanggung jawab bersama. Tentunya butuh soliditas, butuh kekompakan kita dalam melaksanakan tugas ini. Semua jajaran pengawas pemilihan harus ambil bagian karena ini terkait hak konstitusional warga negara yang kita kawal dan awasi,” kata Supriyadi Pangellu, SH selaku Koordinator Divisi Hukum Data dan Informasi Bawaslu Sulut.

Pangellu juga mengingatkan seluruh jajaran pengawas kecamatan se-sulut untuk melakukan pengawasan secara melekat dengan memperhatikan prosedur kesehatan.

Baca Juga:  Inilah 10 Daerah Paling Rawan Ketidaknetralan ASN di Pilkada 2020

“Teman-teman panwascam harus memastikan pengawas desa dan kelurahan melakukan pengawasan secara maksimal pada masa coklit ini, dan tentunya menggunakan prosedur kesehatan,” pesan Pangellu.

Selaras dengan Pangellu, anggota Bawaslu Sulut lainnya Mustarin Humagi menyebutkan bawaslu harus memastikan setiap masyarakat yang sudah wajib memilih mendapatkan haknya dalam pagelaran pilkada 2020 ini.

“Tugas ini cukup berat, karena kita harus memastikan setiap warga negara mendapatkan hak memilihnya. nah kita sebagai pelindung dari hak pilih warga perlu banyak referensi tentang pengawasan coklit dilapangan, jadi siapkan secara baik diri kita,” sebut Humagi yang juga adalah Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sulut.

Dia mengungkapkan, permasalahan tentang daftar pemilih selalu menjadi polemik pada saat penyelenggaraan pemilihan.

“Banyak contoh dari beberapa pemilu ataupun pilkada sebelumnya yang mempermasalahkan data pemilih. Oleh sebab itu perlu kerja keras kita dalam mengawasi proses coklit ini dengan benar,” ungkapnya.

Semantara itu anggota Bawaslu Sulut Awaluddin Umbola yang juga ikut memberikan arahan pada kegiatan ini menjelaskan bahwa Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) tidak secara utuh sempurna dalam proses verifikasi data pemilih.

Baca Juga:  Bawaslu Sulut Apresiasi Kinerja PKD Dalam Pengawasan Coklit

Menurutnya memang sistem ini secara otomatis punya fitur-fitur yang terkait dengan memverifikasi data pemilih yang berkaitan dengan syarat pemilih, domisili, kegandaan dan lainnya. Namun menurutnya eror dalam data pemilih di sistem tersebut masih tergantung dari hasil coklit yang akan dilakukan.

“Diperlukan ketelitian dan fokus jajaran pengawas pemilihan dalam proses coklit. Disamping itu kita juga harus menyadari diri dulu dimana titik kelemahan kita. sehingga ketika kita akan begerak bekerja, kita akan tahu menutupi ruang-ruang kelemahan itu,” pesan Ewin Panggilan Akrab Umbola.

Di akhir Ewin menegaskan jajaran pengawas desa dan kelurahan harus memahami cara kerja pengawasan, dan memastikan seluruh jajaran pengawas desa dan kelurahan sudah paham tentang kerja pengawasan. (red)

Comment