HomeKorupsi

KPK Indikasikan Tersangka Baru Setelah Kepala BPPN

KPK Indikasikan Tersangka Baru Setelah Kepala BPPN

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsyad Temenggung, sebagai tersangka dalam kasus korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

KPK meyakini penetapan Syafruddin sebagai tersangka akan menjadi pintu masuk untuk membongkar kasus ini lebih dalam lagi. Sehingga ada indikasi akan muncul tersangka baru dalam kasus pengusutan kasus korupsi tersebut.

“Pengusutan kasus SKL BLBI pastinya tidak akan berhenti sampai di sini (penetapan Syafruddin sebagai tersangka),” kata Wakil ketua KPK Basaria Panjaitan dalam konperensi pers di Gedung KPK, Selasa (25/4).

Sebagaimana diketahui, Syafruddin diduga telah menyalahgunakan wewenang dan jabatannya sebagai kepala BPPN untuk mengutungkan diri sendiri dan pihak lain. Dalam kasus ini ia diduga terlibat dalam penerbitan SKL BLBI untuk Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) milik Sjamsul Nursalim.

Akibat perbuatannya itu, negara ditengarai telah mengalami kerugian mencapai Rp 3,7 triliun.

Syafruddin diduga tela melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999. Sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (ZA/trb)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: