DPR RI  

KPK Menolak Hadirkan Miryam, DPR Agendakan Rapat Klarifikasi Dengan Kapolri

JAKARTA, SUARADEWAN.com –  KPK menolak untuk menghadirkan Miryam S. Haryani di rapat pansus Hak Angket KPK di DPR RI dengan alasan segera melimpahkan Miryam ke pengadilan.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penolakan menghadirkan Miryam di panitia angket menegaskan bahwa proses hukum terus berjalan. Bukti-bukti pun sedianya akan dibuka dalam persidangan tersebut.

“Segala sesuatu terkait materi perkara ini, baik terkait tindakan indikasi mengubah keterangan maupun ada atau tidaknya tekanan dari pihak lain terhadap Miryam merupakan bagian tak terpisahkan dari kasus ini sehingga hanya dapat dibuka di persidangan, termasuk bukti rekaman pemeriksaan Miryam saat menjadi saksi di kasus KTP elektronik,” kata Febri.

Namun, Wakil Ketua panitia Angket dari Fraksi Partai Hanura Dossy Iskandar mengatakan panitia angket tetap berencana memanggil Miryam. Panggilan kedua ini direncanakan setelah libur lebaran.

“Kami hanya ingin mengklarifikasi kebenaran surat dari Miryam yang menyatakan tidak pernah ditekan oleh anggota DPR. Jadi walaupun berkas perkara Miryam dilimpahkan ke Pengadilan, tidak mengubah keinginan kami menghadirkan Miryam” kata Dossy.

Wakil Ketua Panitia Angket DPR terhadap KPK dari Fraksi PDI-Perjuangan, Risa Mariska mengatakan (21/6), Panitia angket juga berencana mengundang Kapolri untuk mengklarifikasi pernyataan bahwa DPR tidak bisa meminta bantuan kepolisian untuk memanggil paksa orang yang tak hadir setelah dipanggil oleh panitia angket.

Sebelumnya Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menilai ada hambatan berupa hukum acara yang tidak jelas sehingga permintaan panggilan paksa hingga penyanderaan di UU MD3 tidak bisa dilaksanakan. (AL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90