HomeKontroversi

KPK Panggil Anggota DPR hingga Bupati Terkait Kasus Mafia Anggaran

KPK Panggil Anggota DPR hingga Bupati Terkait Kasus Mafia Anggaran

JAKARTA, SUARADEWAN.com — KPK memanggil anggota DPR Achmad Hafisz Tohir (Fraksi PAN) terkait kasus dugaan suap usulan dana perimbangan daerah dalam RAPBN-P 2018. Achmad Hafisz dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Amin Santono.

“Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka AMN (Amin Santono),” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (27/8/2018).

KPK juga memanggil PNS Dinas Bina Marga Lampung Tengah, Andri Kadarisman, sebagai saksi untuk Amin. Selain itu, KPK turut memanggil Bupati Karimun Aunur Rofiq, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Karimun Abdullah, serta PNS BPK RI Arief Fadilah sebagai saksi untuk tersangka Yaya Purnomo.

Anggota DPR RI Achmad Hafisz Thohir diperiksa KPK, (27/8)

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat tersangka, yaitu Amin Santono selaku anggota Komisi XI DPR, Eka Kamaluddin selaku perantara, Yaya Purnomo selaku pejabat Kementerian Keuangan, dan Ahmad Ghiast selaku kontraktor. Uang berasal dari para kontraktor di Sumedang yang dikumpulkan Ahmad.

Baca Juga:  Korupsi APBD 2016, Mantan Pimpinan DPRD Sulbar Dituntut 7 Tahun

Dalam proses penyidikan, KPK menyita sejumlah aset yang diduga berkaitan dengan kasus itu, dari emas seberat 1,9 kg duit Rp 1,8 miliar, SGD 63 ribu, dan USD 12.500, hingga 1 unit mobil Rubicon.

Baca Juga:  Daftar Pasangan Suami Istri Kompak Korupsi Sejak 2012

Uang dan mobil itu disita KPK dari Yaya. Selain itu, dalam penyidikan, KPK telah menggeledah rumah dinas anggota DPR dari Fraksi PAN, Sukiman, apartemen tenaga ahli DPR, Suherlan, hingga rumah Wabendum PPP, Puji Suhatono.

Dalam penggeledahan itu KPK menyita mobil Toyota Camry dari apartemen Suherlan. KPK juga menyita sejumlah dokumen lain dari rumah dinas Sukiman hingga duit Rp 1,4 miliar dari rumah Puji Suhatono. (det)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0