HomePolitik

KPU DKI: Proses Scan Formulir C1 Selesai Dua Hari

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Tahapan pemungutan suara Pilkada DKI 2017 telah selesai dilaksanakan. Selanjutnya akan dilakukan proses scan formulir C1 di 13.023 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Kami lakukan scan C1 yang sertifikat hasil penghitungan suara dan akan ada entry data, KPU DKI sudah siapkan 160 operator untuk melakukan itu dan akan ditampilkan di layar perkembangan tiap-tiap TPS,” papar Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sumarno di Kantor KPU Jakarta, Rabu (15/2).

Sumarno memastikan proses tersebut akan selesai dalam waktu dua hari setelah pemungutan suara dilaksanakan.

Lebih lanjut, Sumarno menjelaskan KPU akan menggunakan dua sistem dalam proses tabulasi, yakni secara manual dan melalui program Sistem Informasi Perhitungan Suara (SITUNG). Namun perhitungan manual yang akan dijadikan data resmi KPU.

Ia juga mengatakan proses penghitungan dilakukan secara bertahap. Hasil perhitungan di TPS akan dikirim ke kecamatan untuk disiapkan rekapitulasi , kemudian selanjutnya kirim ke tingkat Kota untuk dilakukan rekapitulasi sampai tanggal 25 Februari.

“Setelah selesai di Kota, ada rekapitulasi di tingkat provinsi pada 25-27 Februari. KPU DKI akan lakukan penetapan hasil tanggal 4 Maret sambil menunggu apakah ada gugatan terhadap hasil pilkada kita ke mahkamah konstitusi,” pungkas Sumarno.

Dari hasil hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei,  pasangan calon (Paslon)  Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Punama dan Saeful Djarot Hidayat (Ahok-Djarot) berada di posisi teratas mengungguli dua pasangan lainnya, yakni paslon Anies Baswedan dan Sandiaga Uno( Anis-Sandi) dan paslon  Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni (Agus-Sylvi).

Perolehan angka keunggulan Ahok-Djarot berkisar di angka 43 persen lebih, disusul Anies-Sandi dengan kisaran angka 39 hingga 40 persen. Sedang Agus-Sylvi berada paling buncit, yakni di kisaran angka 16 hingga 17 persen.

Kemungkinan, Pilkada DKI akan berlangsung dua putaran. (DD)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0