KPU Punya Waktu 7 Hari Tindak Lanjuti Somasi Themis Indonesia

SUARADEWAN.com – Ibnu Syamsu Hidayat, kuasa hukum dari Themis Indonesia Law Firm, mengatakan,”Dugaan kami, Partai Gelora, kami duga juga terjadi (kecurangan). Kemudian, Partai Garuda, dan PKN itu (kami) menduga terjadi kecurangan.”

Hal tersebut diungkapkannya saat ditemui di Gedung KPU RI, Jakarta (13/12/2022).

Kecurangan yang diduga terjadi dilakukan dalam praktik mengubah data partai politik dalam Sistem Informasi (Sipol) dan mengubah status TMS (Tidak Memenuhi Syarat) menjadi MS (Memenuhi Syarat).

“Berdasarkan cerita dari teman-teman adanya sebuah dugaan intimidasi dari KPU pusat kepada teman-teman di daerah kepada KPU di provinsi maupun daerah untuk melakukan hal itu,” ungkap Ibnu.

Ibnu mengatakan bahwa kliennya berjumlah 9 orang. Dan berasal dari 5 kabupaten dan 2 provinsi.

Nama klien tersebut dirahasiakan untuk melindungi keselamatan. Ibnu juga mengatakan telah berkoordinasi dengan lembaga perlindungan saksi.

pelapor kecurangan ini berjumlah sekitar 9 orang dari 3-5 kabupaten/kota dan dua provinsi. Namun, dia enggan membeberkan identitas untuk melindungi dan menyelamatkan pelapor. Ia pun akan berkomunikasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Kami memberikan jangka waktu 7 hari untuk menindaklanjuti somasi kami. Apabila 7 hari tidak ditanggapi, maka kami akan menyampaikan atau akan mengambil tindak lanjut atau langkah hukum selanjutnya,” kata Ibnu.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90