HomeSosmed

Kritisi Ananda Sukarlan, Kawendra : Pianis Kelas Dunia, Tapi Mental Kelas RT

Kritisi Ananda Sukarlan, Kawendra : Pianis Kelas Dunia, Tapi Mental Kelas RT

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Jagad sosmed tengah diramaikan dengan tulisan seorang pianis kenamaan, Ananda Sukarlan yang walkout saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutannya dalam acara peringatan 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius di JIExpo Kemayoran.

Diketahui sebelumnya, Ananda Sukarlan melakukan aksi Walk Out saat Anies memberikan sambutan. Aksi Ananda tersebut lalu dikuti oleh ratusan alumni kanisius lainnya. Setelah Anies selesai memberi sambutan dan meninggalkan lokasi acara, barulah mereka kembali masuk.

Saat diberikan kesempatan berpidato Ananda Sukarlan mengatakan kekecewaannya karena telah mengundang Anies Baswedan, sebab menurutnya Anies terpilih sebagai gubernur tidak dengan cara-cara yang benar yang diajarkan kanisius.

Baca Juga:  Survei : Pasca Debat II, Jokowi Masih Unggul

“Saya mengkiritik panitia bahwa mengundang seseorang yang mendapatkan jabatannya dengan cara-cara dan nilai-nilai yang tidak sesuai dengan ajaran Kanisius,” ungkap Ananda Sukarlan di atas podium.

Mengetahui kejadian itu, Kawendra, Produser muda yang juga Ketua 1 Masyarakat Ekonomi Syariah DKI (MES DKI), menanggapi dengan cukup keras sikap Ananda Sukarlan. Ia menyayangkan sekali dengan apa yang terjadi.

Kawendra Lukistan, Ketua Bidang Halal Lifestyle MES DKI Jakarta, serta pencipta lagu Afgan

“Kejadian itu membuktikan kerdilnya mental seseorang, sayang banget pianis yang katanya kelas dunia tapi punya hati dan mental kelas rukun tetangga, bahkan lebih mulia rukun tetangga” ungkap pencipta lagu Afgan yang juga anggota Himpunan Pengusa Muda Indonesia (HIPMI) tersebut.

Baca Juga:  7 Negara Yang Pernah Batasi Medsos Dalam Keadaan Darurat

Memang, kejadian tersebut banyak mendapat tanggapan negatif dari berbagai pihak. “Perlu diperjelas,  Mas Anies itu diundang, yang namanya diundang saat datang adalah sebagai tamu, dan namanya tamu harus dihormati dan dimuliakan, rasanya semua agama mengajarkan hal itu ” ujar Kawendra.

“Ingat Pilkada DKI-nya sudah lewat, cukuplah baper-baperannya, sekarang tugas kita bersama mengawal pemerintahan DKI yang ada,” pungkas Kawendra.

Diketahui sebelumnya, Ananda sukarlan merupakan musisi yang sangat mendukung Ahok-Djarot pada pilkada lalu, sementara Kawendra merupakan sosok kreatif dibalik Anies-Sandi yang juga Timses bidang media dalam perhelatan pilkada lalu di Ibukota. (aw)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: