HomePolitik

Laga Final Pilkada DKI sesi 2, Kemana Partai Dukungan AHY Berlabuh ?

aa

Agus Harimurti Yudhoyono

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Pilkada DKI Jakarta dipastikan akan berlangsung dua putaran. Hal tersebut mengacu pada hasil Quick Count atau hitung cepat dari sejumlah lembaga survei. Dua pasangan calon yakni Basuki Tjahaja Purnama berpasangan Saeful Djarot Hidayat (Ahok-Djarot) dan pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Anies-Sandi) akan bertarung di laga final Pilkada DKI 2017.

Sedangkan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni (Agus-Sylvi) dipastikan tereliminasi karena berada di posisi terakhir hasil pemungutan suara versi hitung cepat sejumlah lembaga survey. Lalu akan kemana dukungan partai pengusng Agus-Sylvi melabuhkan dukungannya pada putaran kedua Pilkada DKI nanti?

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya mengatakan, dua partai pengusung Agus-Sylvy, PPP dan PKB berpotensi mengalihkan dukungannya ke pasangan nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama dan Saiful Djarot Hidayat atau Ahok-Djarot.

Alasannya, jelas Yunarto, karena kedua partai tersebut (PPP dan PKB) adalah partai pendukung pemerintah. Jadi sangat kecil kemungkinannya untuk merapatkan dukungan politiknya ke partai Gerindra yang merupakan partai pengusung pasangan Anies-Sandi.

“Saya tak bisa bayangkan mereka (PPP dan PKB) mendukung Prabowo (Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra) dalam konteks ini,” terang Yunarto, Kamis (16/2/17).

Meski demikian, dukungan tambahan dari dua partai tersebut tidak akan berpengaruh signifikan dalam mendokrak elektabilitas Ahok-Djarot. Menurutnya, selama ini elektabilitas Ahok-Djarot dipengaruhi oleh faktor personal branding bukan karena mobilisasi dari partai.

Hanya saja, dengan masuknya partai berbasis islam dalam koalisi pendukung Ahok-Djarot akan membawa pengaruh pada image Ahok yang selama ini dianggap berseberangan dengan partai berbasis islam.

Seperti diketahui, empat partai pengusung Ahok-Djarot, Partai Golkar, PDI-P, Nasdem dan Hanura adalah partai-partai nasionalis. Sehingga dengan bergabungnya partai islam tersebut akan memberikan citra positif pada Ahok di mata para pemilih kelompok islam. (DD)

 

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0