HomeHankam

Lagi, Jenderal Gatot Nurmantyo Mendapat Pujian

Lagi, Jenderal Gatot Nurmantyo Mendapat Pujian

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Dalam acara talkshow di sebuah televisi swasta, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo kembali mendapat pujian dari berbagai kalangan. Hal tersebut juga disampaikan oleh Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Syaiful Bakhri.

Menurut Syaiful, sangat berlebihan jika aksi bela islam merupakan indikasi pengkudetaan Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Oleh karenanya, Syaiful Bakhri mengatakan apa yang disampaikan Panglima TNI merupakan pandangan seorang jenderal yang memandang islam dari sudut pandang yang sangat positif.

Baca Juga:  Allan Nairn: Kalau TNI Ancam Pers Indonesia, TNI Harus Ancam Saya Juga

“Tidak ada indikasi kudeta yang dilakukan oleh umat Islam, dan perencanaan kudeta tentu tidak serta merta,” ujar Syaiful Bakhri kepada wartawan, Jumat (5/5).

Bahkan lanjut, Rektor UMJ ini bahwa Islam sangat memuliakan pemimpinnya dan wajib mengabdi pada bangsanya. Meskipun begitu, kata Syaiful bahwa jika untuk menegakkan keadilan maka hal itu sudah merupakan keharusan. Keadilan yang dibuat negara mestinya tidak boleh pincang dan mesti fairness.

“Dan terus mendorongnya dengan cara-cara yang benar dan beradab, rasa keadilan masyarakat dilakukan sesuai konstitusi, melalui peradilan yang fairness, tidak ada campur tangan kekuasaan dan kekuatan apapun,” pungkasnya.

Baca Juga:  Imam Besar FPI ke Kalimantan Barat, 2.780 Personil Disiapkan Demi Keamanan

Sebelumnya, Jenderal Gatot merasa tersinggung ketika ditanya jika aksi bela Islam adalah upaya mengkudetakan Pemerintahan Jokowi oleh tokoh ulama. Ia kemudian menceritakan sejarah kemerdekaan Indonesia yang dimotori oleh umat islam dan ulama.

“Jadi mana mungkin ulama yang memerdekan Indonesia, lalu ingin membuat Indonesia makar,” terangnya dalam acara Rosi, pada Kamis (4/5). (aw/si)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: