Lahan Diserobot Pengusaha, Petani Karawang ‘Kubur Diri’ di Patung Kuda Monas

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Dalam peringatan hari buruh sedunia atau may day, petani Karawang mengambil bentuk aksi yang berbeda dengan kebanyakan aksi buruh lainnya.

Mereka memilih untuk melakukan aksi ‘kubur diri’ di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta, Senin (1/5) untuk meminta keadilan pada pemerintah.

Dalam aksi itu mereka menyiapkan 20 buah kuburan buatan sebagai simbol ketertindasan mereka akibat perilaku sewenang-wenang para pengusaha.

Koordinator aksi ‘kubur diri’, Aris, menjelaskan, latar belakang aksi tersebut adalah karena lahan pertanian mereka diserobot oleh PT Pertiwi Lestari pada belasan tahun lalu, yang mengklaim sebagai pemilik hak guna lahan. Padahal, para petani disana sudah menggarap lahan tersebut selama puluhan tahun atau sejak awal 1960-an.

“Kami yang terusir hanya diberi uang kerahiman Rp 30 juta. Jelas kami tidak mau. Lahan itu sudah digarap puluhan tahun oleh petani,” kata Aris.

Ia bahkan mengatakan Pemda setempat malah seolah lebih mendukung pengusaha ketimbang masyarakatnya sendiri. Karena itulah mereka kemudian ingin meminta bantuan langsung pada pemerintah pusat supaya menghentikan proyek pembangunan PT Pertiwi Lestari di lahan mereka tersebut.

“Kami di sini meminta keadilan kepada pemerintah agar suara para petani dapat diperhatikan,” tukas Aris. (ZA/trb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90