HomeDPD RI

Langgar Pasal 52 Tatib DPD, AM Fatwa : Irman Gusman Harus Mengundurkan Diri

Langgar Pasal 52 Tatib DPD, AM Fatwa : Irman Gusman Harus Mengundurkan Diri

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Irman Gusman diharapkan dapat mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Badan Kehormatan (BK) DPD AM Fatwa.

Pasalnya, bila tidak mengundurkan diri, Irman akan diberhentikan secara tidak hormat. Berdasarkan Tata Tertib DPD Pasal 52 ayat 3, Ketua dan atau Wakil Ketua DPD yang berstatus tersangka akan diberhentikan.

Hal tersebut tak lain ada status yang kini disandang Irman, sebagai tersangka suap dalam kasus impor gula oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Baru setelah Pak Irman diberhentikan baik secara terhormat maupun tidak, ada mekanisme yang mengatur kalau pengganti Pak Irman harus dari daerah yang sama dengan yang diwakili Pak Irman,” kata Fatwa.

Dalam hal tersebut, ketua BK DPD AM Fatwa menuturkan bahwa pihaknnya tidak memerlukan surat status tersangka dari KPK lantaran keluarga Irman telah menerima surat menerima surat penahanan dan status tersangka.

Sedangkan mengenai pengganti Irman Gusman, Fatwa mengatakan pihaknya tak membahas hal tersebut. “Itu dibawa dalam rapat paripurna besok,” ujarnya.

Menurut Fatwa, Irman diberhentikan dari jabatan Ketua DPD RI sesuai dengan pasal 52 tatib DPD yang menyebutkan, “Ketua dan/atau wakil ketua DPD diberhentikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d apabila berstatus tersangka dalam perkara pidana”

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0