Lecehkan Profesi Pers, Oknum Guru Dipolisikan

TOBELO, SUARADEWAN.com – Diduga melakukan aksi dugaan pengancaman dan pelecehan profesi pers, salah satu oknum guru di wilayah Halut inisial RK dilaporkan ke pihak Mapolres Halmahera Utara (Halut), Rabu (17/1).

Pasalnya RK yang juga sebagai Guru/PNS itu secara resmi dilaporkan ke Polres Halmahera Utara oleh korban dugaan pengancaman Jumar Mafoloi, wartawan Posko Malut Biro Halut didampingi sejumlah wartawan media cetak dan Online yang tergabung dalam Forum Jurnalis Halut (FJH).

“Setelah laporan ini disampaikan kepada pihak Polres, atas nama FJH akan mengawal hingga tuntas kasus ini,” kata Ketua Bidang Hukum Forum Jurnalis Halut, Ardi Tomagola.

Baca Juga:  Beri Izin Pendirian Gereja Santa Clara, Pendemo Sebut Pepen Mirip Komunis

Ia mengatakan atas nama FJH, demi menjaga nama baik profesi pers, dipastikan para wartawan Liputan Halut tidak akan main-main terhadap tindakan oknum RK yang melecehkan wartawan, apalagi dia sebagai salah satu PNS Guru di Desa Roko, Kecamatan Tobelo Utara.

Sementara Itu Kapolres Halut, melalui Kasubag Humas Polres Halut, Iptu Rizal Ibrahim mengatakan terkait masalah ini jika laporan resmi sudah di masukkan, maka akan di tindaklanjuti secara hukum. “Kalau laporan sudah masuk disertai bukti dan saksi pasti diproses,” jelasnya.

Baca Juga:  Smansa Root 06.09 akan Berbagi dalam Natal Oikumene

Sebelumnya, oknum ASN tersebut mengeluarkan kata-kata pelecehan terhadap Profesi pers disertai pengancaman untuk memukul wartawan Posko Malut Biro Halut Jumar Mafoloi karena didasari persoalan pribadi keduanya.

“Harusnya kalau masalah pribadi tidak harus dia mengeluarkan kata-kata ‘pekerja pers suka memeras dan kerja menulis berita bohong’. Bukti apa dia pelaku bicara seperti apa, karena itu atas nama wartawan kasus ini dilaporkan agar dipertanggungjawabkan ucapanya di depan hukum,” kata Jumar wartawan Posko Malut kepada suaradewan.com kemarin. (rid)

Tinggalkan Balasan

banner 728x90