HomeDPRD

Legislator Tangsel: Festival Kicau Burung Untuk Melindungi Satwa

Legislator Tangsel: Festival Kicau Burung Untuk Melindungi Satwa

TANGSEL, SUARADEWAN.com – Gandeng Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tangerang Selatan (DPRD Tangsel) Dewi Indah Damayanti, Komunitas Legoso Glass Enterprise gelar Festival Kicau Burung Mania se-Jabodetabek, di Legoso Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, pada Minggu (21/5).

Kegiatan yang diikuti oleh sekira 500 pencinta burung tersebut, bertujuan untuk mengajak masyarakat agar ikut andil dalam melindungi satwa di Indonesia.

Kepada SUARADEWAN.com Ketua Komunitas Legoso Glass Enterprise Ata Winata mengaku, sangat mengapresiasi upaya anggota DPRD Tangsel yang sudah turut serta membantu suksesnya acara.

Baca Juga:  Anggota DPRD Tangsel, Nilai Home Schooling Wisdom Minim Pengawasan

“Kehadiran Ibu Indah, memberikan pesan moral tersendiri bagi pencinta burung. Untuk ikut serta menjaga satwa agar tidak punah. Sehingga besar harapan kami, kegiatan semacam ini dapat berlangsung setiap tahunnya,” ungkap Ata Winata.

Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan, Indah Dewi Damayanti

Sementara, Anggota DPRD Tangsel Dewi Indah Damayanti mengatakan, keterlibatannya dalam mensupport Komunitas Pencinta Burung se-Jabodetabek, merupakan salah satu bentuk tanggung jawab untuk melestarikan satwa, agar terus terjaga dan berkembang biak.

Baca Juga:  Ketua Komisi IV DPRD Tangsel, Laporkan Ujaran Kebencian di Medsos ke Mapolres

“Minimal, komunitas pencita burung dan warga yang menyaksikan festival ini dapat turut serta menyelamatkan dan melindungi hewan. Karena seperti yang kita tahu, banyak hewan mati diburu, dan akibat kerusakan lingkungan,” katanya.

Selain itu, kegiatan festival kicau burung mania se-Jabodetabek, diharapkan menjadi salah satu icon Tangsel, dan kearifan lokal bangsa.

“Kegiatan ini baru awal, mudah-mudahan ke depan dapat kembali dilangsungkan. Sehingga kami semua semakin teredukasi dan dapat menjadikan festival ini sebagai icon Tangsel dan kearifan lokal bangsa,” pungkasnya. (fn)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: