LPSK Tanggapi Pengakuan Presiden dengan Program Psikososial

Maneger Nasution, Wakil Ketua LPSK, mengajukan program pengembangan psikososial bagi para korban. (foto: istimewa)

SUARADEWAN.com – Pernyataan Presiden Jokowi yang mengakui 12 peristiwa sebagai pelanggaran HAM berat dan berniat untuk memulihkan hak-hak para korban mendapat tanggapan positif dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Maneger Nasution, Wakil Ketua LPSK, mengatakan apa yang Presiden Jokowi lakukan tersebut dapat memperbaiki mental dan psikologis para korban dari peristiwa-peristiwa tersebut.

“LPSK menyambut baik adanya pengakuan yang disampaikan oleh Presiden RI,” tutur Maneger.

Maneger juga mengatakan hal tersebut adalah langkah awal penuntasan kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia.

Ia juga berharap perhatian konkret Presiden Jokowi cepat berbuah menjadi kebijakan yang nyata dan membawa dampak positif bagi para korban.

“Dengan pernyataan presiden, LPSK menaruh harapan akan selaras dengan kebijakan strategis negara dalam mengembangkan program yang ril menjangkau korban,” kata Maneger.

LPSK juga mengajukan program prioritas nasional untuk mengembangkan psikososial bagi para korban peristiwa pelanggaran HAM berat bersama Bappenas kepada pemerintah beberapa waktu lalu.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90