HomeDaerahSulselrabar

LSM Lacak RI Konawe Utara Laporkan PT. MSSP dan PT. PPT ke DLH dan Polda Sultra

LSM Lacak RI Konawe Utara Laporkan PT. MSSP dan PT. PPT ke DLH dan Polda Sultra

KENDARI, SUARADEWAN.com — LSM LACAK resmi melaporkan PT. MSSP dan PT. PPT ke Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tenggara dan Kepolisian Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) pada Rabu (24/11) dengan dugaan pencemaran lingkungan yang merugikan masyarakat kabupaten Konawe Utara dan secara khusus Desa Boenaga dan Desa Boedingi di Kecamatan Lasolo Kepulauan.

Pencemaran lingkungan oleh dua perusahaan tambang di konawe utara ini mendapat sorotan dari salah satu LSM di Konawe Utara. Saat dikonfirmasi terkait berita tersebut, LSM Lacak RI yang diwakili oleh Divisi Lingkungan Hidup dan Kemitraan, Yahya Mubaliq mengkonfirmasi bahwa telah melaporkan kedua perusahaan ke Pihak Kepolisian Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara/ Polda Sultra dan Dinas Lingkungan Hidup.

“Iya benar, sudah kami masukan laporan ke Kepolisan Daerah Sultra (Reskrimsus) dan DLH,” ucap Yahya.

Baca Juga:  Polisi Berhasil Evakuasi Paket Mencurigakan di Kantor Walikota Kendari

Lebih Lanjut, Yahya mengatakan bahwa secara kasat mata endapan lumpur akibat kurangnya Sanitasi dalam areal pemukiman warga benar-benar parah. kita berbicara tentang Ekologi, seharusnya keadaan yang seperti ini mendapat perhatian khusus dari pihak yang berwenang secara aturan (UU RI tahun 1945 pasal 28 h ayat 1 :

“bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta memperoleh pelayanan yang sehat). Dan pada UU Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 69 ayat 1 (huruf a sampai d) Setiap orang dilarang 1. melakukan perbuatan yang mengakibatkan pencemaran dan/atau perusakan Lingkungan hidup, 2. memasukan limbah B3 yang menurut peraturan perundang-undangan ke dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, 3. memasukan Limbah B3 ke dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 4. membuang limbah ke media Lingkungan Hidup. Hal demikian juga diatur dalam PP RI Nomor 19 Tahun 1999 Tentang Pengendalian Pencemaran Dan/Atau Perusakan Laut.”

Baca Juga:  Polisi Berhasil Evakuasi Paket Mencurigakan di Kantor Walikota Kendari

Sekretaris DPC LSM LACAK Konawe Utara, Agung Haddad saat dihubungi via selular membenarkan adanya pelaporan oleh lembaganya terkait pencemaran Lingkungan oleh PT.MSSP dan PT.PPT.

“Iya, Lembaga kami yang laporkan,” katanya singkat.

Selain itu, Agung juga menyoroti PT. Paramitha Persada Tama (PPT) mengenai keberadaan JETTY yang digunakan kami duga masuk dalam Kawasan Taman Wisata Alam Air.

“Kami juga menduga Jetty milik PT. Paramitha Persada Tama berbenturan dengan Pasal 33 UU RI Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya” tuturnya. (asb/red)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0