HomeHankam

Lucu, HTI Merasa Tidak Melakukan Pelanggaran karena Anti Pancasila

Lucu, HTI Merasa Tidak Melakukan Pelanggaran karena Anti Pancasila

JAKARTA, SAURADEWAN.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, dalam sebuah kesempatan pernah menyampaikan bahwa organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) bisa saja dibubarkan karena anti dengan Pancasila dan NKRI.

Namun, lucunya, HTI malah merasa tidak melakukan pelanggaran meskipun sudah dan konsisten menyebarkan wacana anti Pancasila-nya itu.

Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Hizbut Tahrir Indonesia Sumatera Utara, Syaiful Rahman, menuturkan, pemerintah Indonesia tidak memiliki alasan untuk membubarkan organisasinya tersebut. Sebab, selain terdaftar resmi di Kemenkumham mereka juga mengklaim tidak pernah melakukan tindakan pidana.

Baca Juga:  Komitmen Banser NU dan GP Ansor: HTI Tak Boleh Ada di Bumi Indonesia

Syaiful lalu memaksakan perbandingan tidak setara antara organisaisnya itu dengan kaum Lesbi, Gay, Bisex, dan Transgender (LGBT).

“Kalau mau bubarkan, harusnya pemerintah bubarkan saja LGBT (Lesbi, Gay, Bisex dan Transgender). Kenapa HTI yang kegiatannya berdakwah ingin dibubarkan,” kata Syaiful, Rabu (3/5).

Baca Juga:  Pasha Konser di Singapura, Mendagri: Tak Ada Yang Menyalahi Aturan Perda

Meskipun kegiatan yang di klaim HTI sebagai dakwah itu sudah jelas tujuannya ingin mendirikan Khilafah dan menghancurkan NKRI, namun mereka tetap merasa tidak melakukan pelanggaran dan membandingkannya dengan LGBT.

“Harus dipahami pemerintah, bahwa organisasi HTI ini tidak pernah melakukan tindakan pelanggaran. Yang jelas-jelas melanggar seperti LGBT saja tidak dibubarkan,” tukasnya. (za/tr)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: