Mahfud MD Iyakan Dugaan Video Penekan Majelis Hakim

Pejabat Humas Pengadilan Jaksel, Djuyamto atau Pak Djoe, mengatakan hal senada dengan Mahfud MD, yakni video yang beredar berusaha menekan Hakim yang bertugas menangani sidang Ferdy Sambo. (Foto: targethukum.com)

SUARADEWAN.com – Mengenai beredarnya video yang mengatakan bahwa putusan hakim terhadap Ferdy Sambo mengalami bocor, Mahfud MD mengatakan video tersebut harus diselidiki terlebih dahulu.

Bila video tersebut benar, maka ada pelanggaran kode etik. Mahfud MD mengatakan bisa jadi video tersebut adalah potongan-potongan yang disatukan sehingga menghasilkan narasi tertentu.

“Sementara ini saya menduga video itu merupakan bagian dari upaya untuk menteror hakim agar tidak berani memvonis Sambo dengan vonis yang berat.

Logikanya, biar hakim ragu memvonis karena khawatir vonisnya dinilai sebagai hasil konspirasi karena sama dengan video yang telah viral viral.

Saya dulu sering mengalami hal yang sama,” ungkap Mahfud MD.

Pejabat Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Kelas IA, Djuyamto, pun mengatakan hal senada.

Ia menduga adanya usaha untuk memecah fokus Majelis Hakim yang menangani sidang Ferdy Sambo.

“Tidak tertutup kemungkinan, ada upaya-upaya tertentu untuk mengganggu konsentrasi dan independensi Majelis Hakim yang dipimpin oleh beliau,” kata Djuyamto pada laporan tertulis (6/1/23).

Hakim Wahyu Imam Santosa juga memberikan penjelasanya atas video yang beredar viral tersebut. Menurut Wahyu Imam, video tersbut adalah potongan-potongan yang disatukan, sehingga tidak menampilkan keutuhan perjalanan persidangan dan menimbulkan kesan tertentu.

Adapun sidang Ferdy Sambo selama ini baru dalam tahap pembuktian, belum pada tahap putusan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90