DPRD  

Maraknya Radikalisme, Anggota DPRD Jawa Timur Angkat Bicara

JAWA TIMUR, SUARADEWAN.com – Ketua Fraksi PDI Perjuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Sri Untari mengatakan maraknya radikalisasi yang belakangan ini menghantam bangsa Indonesia sangat meresahkan.

Ia, pun berharap kalau kurikulum tentang mata pelajaran pendidikan moral pancasila harus kembali diterapkan di sekolah-sekolah. Hal tersebut, agar generasi penerus kita faham apa itu pancasila, baik dari sudut pandang negara dan filosofi bernegara.

“Yang terpenting itu memang harus kembali diajarkan tentang pendidikan ideologi pancasila sebagai dasar negara,” kata Untari di Kantor DPRD Jawa Timur Jalan Indrapura Surabaya, Jumat (5/5).

Untari juga mengatakan kalau rasa persatuan kita sebagai bangsa telah luntur, karena nilai-nilai pancasila dan pengamalannya sudah tidak pernah digunakan lagi sebagai falsafah hidup. Padahal menurut Untari pancasila adalah satu-satunya ideologi bangsa yang menjelaskan tentang kemajemukan Indonesia.

“Oleh karena itu menciptakan pilkada yang beretika dan santun itu penting agar masyarakat tidak gaduh,” kata Untari.

Menghidupkan kembali pendidikan Pancasila di kurikulum sekolah sudah mesti dilakukan. Pemerintah, lanjutnya, harus memperhatikan hal ini, apalagi soal materi-materi agama yang memperbuncing permusahan mestinya dikurangi.

“Karena kita ini bukan negara agama, tapi negara hukum, sedangkan hukum filosofi tertingginya ialah pancasila,” kata Untari.

Menurut politisi yang juga anggota komisi C bidang keuangan DPRD Jawa Timur ini, berharap pemerintah sudah berani tegas terhadap organisasi-organisasi yang bertantangan dengan pancasila. “Panggil saja lalu peringatkan, kalau diperingatkan masih tidak ada perubahan ya langsung dicabut saja,” pungkas Untari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90