HomeDaerahJabodetabek

Massif Blusukan, Mata Nada Jadi Program Unggulan Relawan Anies-Sandi

Massif Blusukan, Mata Nada Jadi Program Unggulan Relawan Anies-Sandi

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Pada putaran pertama PILKADA 2017 khususnya Pilgub DKI Jakarta beberapa relawan yang terwadahi dalam Rumah Pendopo melakukan kegiatan blusukan ke akar rumput di wilayah perkampungan warga yang tersebar di seluruh penjuru Jakarta. Kegiatan blusukan ini terdiri dari dua macam versi yang secara substansi sama.

“Program dengan PIC Nada Alichiah ini diberi label dengan nama Talk Psychology dan Mata Nada. Untuk Mata Nada yang sekilas mirip dengan program di salah satu stasiun TV swasta”, terang Tenri Ajeng, selaku relawan pendopo saat di wawancarai.

Alasan program ini diberi nama Mata Nada, menurutnya, agar kegiatan ini terdengar familiar di kalangan masyarakat. “Kemudian nama yang kebetulan hampir mirip diantara kedua moderator sehingga akan semakin menarik program kami ini” lanjut Ajeng.

Talk psychology dan Mata Nada merupakan program para relawan Anies Sandi yang turun ke lapangan berbaur serta bersosialisasi langsung bersama warga DKI Jakarta. Pesan yang dibawa program ini kepada warga yang ada di grass root adalah sosialisasi janji kerja Anies Sandi serta menguatkan pilihan masyarakat DKI kepada pasangan Anies Sandi.

Program ini berupa diskusi, sharing dan sosialisasi janji kerja Anies Sandi yang bersifat tematik pada tiap sesinya dan lebih berorientasi pada tema-tema sensitif warga Ibu Kota yang dibahas dan dianalisis melalui pendekatan psychology.

Selain itu pada tiap sesi talk psychology dan mata Nada selalu menghadirkan dewan pakar dari tim pemenangan Anies Sandi. Namun dari total 17 Dewan Pakar hanya tujuh orang yang massiv untuk turun gunung diantaranya Reiza Patters, Adnan Pandu Praja, Indra Uno, Indra Jaya Pillinang, Irvan Pulungan, Slamet JRMK, dan Chozin Amrullah.

Sementara itu tim terdiri dari para relawan dari pendopo I, II, III, IV, Sohib Anies Sandi, Jakarta Maju Bersama, GEMAS, Sejuk, Relasi, Rasa, Kartini Gerbang Jakarta, dan Abdi Rakyat bersinergi dibawah PIC seorang Wanita cerdas bergelar Magister Psychology Nada Alichiah Hasan.

Sepanjang program ini tayang, sejak tanggal 9 Desember 2016 sampai terakhir 10 Februari 2017, Mata Nada dengan program Talk Psychology, sejauh ini telah blusukan ke 24 titik sepanjang kampanye musim pilkada Putaran I. “Alhamdulillah sebagian besar daerah yang pernah dikunjungi tim memperoleh kemenangan untuk paslon nomor urut 3”, jelas Nada PIC Program.

Program yang secara massif ini, dimulai dari rumah Pendopo Panglima Polim IX, Pendopo II Harmoni, Warakas, Tanjung Priuk, Duri Kosambi, Kebon Manggis, Rawa Bebek, Rusun Pesakih, Kota Bambu Utara, Ringroad Jakarta Barat, Kembangan Utara, Kramat Senen, Jati Pulo, rumah tuna netra Joglo, Lubang Buaya, Tegal Alur, Kembangan Selatan, Meruya Utara, Rajawati, Cidodol, Kebon Nanas, dan terakhir dibawah Fly Over Tol Penjaringan.

“Suksesnya program Talk Psychology dan Mata Nada ini tak lepas dari kerja keras para relawan yang bersinergi serta kepiawaian dewan pakar dalam melihat dan merasionalisasikan 23 janji kerja Anies Sandi”, tambah Nada yang juga seorang konselor muda.

Untuk kedepannya melihat track record dari Talk Psychology dan Mata Nada di putaran pertama yang dapat dikatakan sukses, diputaran kedua ini juga akan dilanjutkan program serupa. (aw)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0