DPD RI  

Masuk DCS DPD Kalbar, OSO Berencana Mundur Ketum Hanura?

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang yang juga Ketua Umum DPP Partai Hanura belum memastikan mundur dari posisinya pasca mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI dari Kalimantan Barat (Kalbar). Dirinya akan bertemu terlebih dahulu dengan pengurus partai Hanura.

“Nanti mau saya bicarakan dulu dengan partai, lantas saya bicarakan juga dengan DPD, ya teman-teman bagaimana. Saya kan merasa saya ini kan bukan milik saya sendiri lagi. Sabar dulu deh,” ujar Oesman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, (4/9).

Oso -sapaan akrab Oesman- menambahkan, banyak pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum mundur sebagai orang nomor satu di Hanura. Dirinya perlu mendengarkan pandangan atau pendapat dari pengurus-pengurus lain.

“Ini kan ketua umum partai, harus menyelesaikan dulu partainya. Atau harus meninggalkan. Dan ini kan harus dipertimbangkan. Saya harus undang semua pengurus, ketua-ketua DPD dulu. Besok itu mereka datang,” ujar dia.

Sebagaimana diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengeluarkan putusan atas permohonan uji materi Pasal 182 huruf l Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum terhadap UUD 1945. MK menyatakan frasa ‘pekerjaan lain’ dalam pasal tersebut menimbulkan ketidakpastian hukum.

Sebab, tidak dijelaskan apakah pengurus partai diperbolehkan menjadi calon anggota DPD RI atau tidak. Dalam amar putusan yang dibacakan pada Juli tahun ini, MK menyatakan para pengurus partai tidak bisa mejadi calon anggota DPD RI.

Pada laman website KPU yang dilihat suaradewan.com, nama Oso masuk sebagai salah satu calon sementara dari Kalbar.  Total bakal calon sementara yang maju dari provinsi ini berjumlah 41 orang. (ga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90