HomeHukum dan HAM

Melawan Presiden, Ganjar Pranowo Kembali Diprotes

Melawan Presiden, Ganjar Pranowo Kembali Diprotes

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali diprotes oleh sekelompok petani dari kawasan Pegunungan Kendeng, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Melalui aksi mencor kaki dengan semen di depan Istana Negara, Jakarta, para petani mempersoalkan izin lingkungan baru bagi PT Semen Indonesia yang diteken oleh pemerintah Jateng.

Di samping itu, para pengunjuk rasa juga ngotot untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Pasalnya, mereka menilai bahwa apa yang dilakukan oleh Ganjar Pranowo adalah upaya melawan Presiden yang sebelumnya telah memastikan akan memoratorium aktivitas penambangan karst oleh pabrik semen di Pegunungan Kendeng.

Baca Juga:  Isu Presiden 3 Periode, Mahfud MD: Ingin Menjerumuskan, Kata Pak Jokowi

“Kami melihat Gubernur Jawa Tengah ini tidak mematuhi perintah Presiden Jokowi. Padahal, Presiden kan pimpinan tertinggi di negeri ini. Saya jadi bertanya-tanya ada apa, kok bisa Gubernur Jawa Tengah berani melawan perintah Presiden Jokowi,” kata Koordinator Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng Joko Prianto, Senin (13/3/2017) di Istana Negara, Jakarta.

Adapun kesepuluh petani Kendeng yang terdiri dari tujuh laki-laki dan tiga perempuan yang mencor kakinya dengan semen, tambah Joko, tidak akan melepaskan belenggu semen itu sebelum Presiden mengambulkan tuntutan mereka. Mereka meminta ke Presiden agar mencabut izin yang dikeluarkan Ganjar Pranowo terkait kegiatan penambangan karena dinilai merusak lingkungan.

Baca Juga:  Progres Polri Lamban Ungkap Kasus Novel, Gerindra Minta Tim Pencari Fakta Segera Dibentuk

“Kami ingin bertemu Pak Jokowi, ingin menyampaikan bahwa kami ingin hidup di pegunungan Kendeng yang lestari,” lanjut Joko.

Seperti diketahui, dengan terbitnya izin tersebut, kegiatan penambangan karst PT Semen Indonesia di Rembang masih tetap berjalan. Padahal sudah ada Putusan Pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dan Perintah Presiden untuk memoratorium izin, namun pada 23 Februari 2017, Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jateng kembali mengeluarkan izin lingkungan. (ms)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: