HomeNasionalEkonomi

Menkeu Sri Mulyani: Waktu Tunggu Ibadah Haji Indonesia Bisa Sampai 30 Tahun

Menkeu Sri Mulyani: Waktu Tunggu Ibadah Haji Indonesia Bisa Sampai 30 Tahun

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Penundaan kembali pelaksanaan ibadah haji Indonesia berdampak pada waktu tunggu para calon jemaah haji. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan daftar tunggu pelaksanaan haji bisa mencapai 30 tahun. Apalagi dari tahun ke tahun peminat ibadah haji terus mengalami peningkatan.

“Pembatalan tersebut membuat daftar tunggu makin lama bahkan bisa sampai lebih dari 20 tahun sampai 30 tahun,” kata Sri Mulyani dalam sambutan yang dibacakan Sekjen IAEI, Astera Primanto dalam Webinar Pengelolaan Dana Haji, Jakarta, Senin (19/7).

Hingga saat ini, daftar tunggu calon jemaah haji di Indonesia mencapai 5,1 juta orang. Mereka telah melunasi setoran awal dana haji sebesar Rp25 juta. Sehingga total dana haji pada tahun 2021 mencapai Rp 149,1 triliun.

Baca Juga:  Sri Mulyani Sebut Anies Kehabisan Dana Bansos, DPRD DKI: Tidak Benar!

“Total dana haji 2021 mencapai 149,1 triliun,” kata dia.

Peningkatan jumlah calon jemaah haji ini membuat akumulasi dana haji semakin bernilai ekonomi tinggi. Tak hanya itu, nilai tersebut juga mengandung nilai politik yang juga tinggi.

“Akumulasi ini harus ditingkatkan nilai manfaatnya guna mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang berkualitas dengan pengelolaan yang efektif akuntabel, transparan sesuai undang-undang,” kata dia.

Secara global, setiap tahun jumlah calon jemaah haji terus meningkat. Pada tahun 2019, jemaah haji yang menjalankan rukun Islam 5 ini sebanyak 2,4 juta orang dari berbagai negara. Angka ini naik 4,96 persen atau 117 ribu dibandingkan tahun 2018 yang tercatat sebanyak 2,3 juta jemaah haji.

Baca Juga:  Ungkap Sindikat Narkoba Asal Belanda, Sang Pengendali Ternyata Seorang Napi Lapas Nusakambangan

Jemaah haji asal Indonesia memang menjadi yang terbanyak di antara negara-negara seperti Pakistan, Bangladesh dan Mesir. Dari jumlah tersebut sebanyak 67 persen atau 634 ribu merupakan jemaah haji di luar Arab Saudi. Sebanyak 231 ribu jemaah haji di antaranya berasal dari Indonesia.

“Jemaah dari Indonesia sebanyak 231 ribu, sudah termasuk penambahan kuota haji sebanyak 10 ribu,” kata dia.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: