HomeDaerahNusa Tenggara

Minta Damai Usai Hamili Keponakan Sendiri, Paman Bejat di Rote Harus Tetap Diadili

Minta Damai Usai Hamili Keponakan Sendiri, Paman Bejat di Rote Harus Tetap Diadili

ROTE NDAO, SUARADEWAN.com — Melati (bukan nama sebenarnya, kini hamil 7 bulan akibat perbuatan amoral pamannya sendiri DD (30), warga Desa Pukuafu Kecamatan Landu Leko Rote Ndao.

Atas perbuatannya tersebut DD telah dilaporkan ke pihak berwajib karena menolak bertanggungjawab atas perbuatannya. Proses pelaporan tersebut, dari pihak kepolisian setempat telah melakukan mediasi untuk menempuh jalur damai dengan pembayaran denda.

Kasubbag Humas Polres Rote Ndao Aiptu Anam Nurcahyo menyebut Kasus ini memang sudah dilaporkan ke Polsek Rote Timur dan telah dituangkan dalam Laporan Polisi pada tanggal 24 juni 2021 lalu.

Berita terkait: Siswi SMP Rote Timur Hamil Digagahi Paman Sendiri, Kades dan Polisi Malah Fasilitasi Perdamaian

“Kasus ini status masih penyelidikan, dari pihak keluarga memang juga telah mengajukan surat permohonan penyelesaian perkara secara kekeluargaan pada tanggal 26 Juni 2021,” kata dia saat dikonfirmasi (23/8).

Baca Juga:  Penyelesaian Lewat Mediasi Pengrusakan Pipa Desa Inaoe Meninggalkan Tanda Tanya

Anam juga menambahkan bahwa dari pihak keluarga dan terlapor, juga telah menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan dan dibuat surat kesepakatan kedua belah pihak (pelapor dan terlapor) dengan dasar kedua belah pihak telah sepakat dan menandatangani akta kesepakatan damai.

“Dan dari kesepakatan sebagai ganti pihak keluarga korban bersedia menerima uang denda senilai Rp. 26 juta dari keluarga terlapor dan itu sudah disepakati dan disanggupi,” jelasnya.

Kalau berdasarkan SE KAPOLRI no 8 tahun 2018 tentang penerapan Restorative Justice dalam proses tindak pidana dan Perkap 6 tahun 2019 ttg penyidikan tindak pidana, Pasal 12 perkap 6 tahun 2019 menjelaskan tentang syarat syarat dapat dilakukan Restorative Justice, dan semua syarat tersebut terpenuhi untuk dilakukan Restorative Justice.

Baca Juga:  Puting Beliung Menerjang Rumah Warga di Rote Ndao

“Jadi pihak Kepolisian juga punya kewenangan untuk menyelesaikan kasus di luar peradilan atau secara kekeluargaan, dengan dasar bahwa kedua belah pihak sepakat dan tidak ada yang merasa dirugikan,” tambahnya.

Dan dalam kasus ini walaupun semua syarat utk dilakukan Restorative Justice telah terpenuhi, namun Pihak Polsek belum mengeluarkan Surat Ketetapan Penghentian Penyelidikan dan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan.

“Sehingga apabila kami dikatakan telah menghentikan perkaranya, itu tidak benar karena kasus ini statusnya masih dalam tahap Penyelidikan. Dan kita akan lihat perkembangannya kedepan,” pungkas Anam. (Dance henukh)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0