HomeHukum dan HAM

MUI Akan Keluarkan Sikap Keagamaan Soal Korupsi

MUI Akan Keluarkan Sikap Keagamaan Soal Korupsi

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengeluarkan sikap keagamaan terkait tindak pidana korupsi. Nantinya, pandangan keagamaan ini dapat menjadi acuan penegak hukum dalam menindak pelaku korupsi.

“Jelas (sikap keagamaan akan dikeluarkan),” terang Wakil Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI, Ikhsan Abdullah, di Jakarta, Sabtu (29/4/17).

Iksan mengakui bahwa MUI saat ini masih melakukan kajian mendalam posisi tindakan korupsi dalam sudut pandangan agama.

Baca Juga:  MUI: Memaksakan Khilafah di Indonesia adalah Kesesatan Secara Agama

“Nanti akan dikukuhkan lagi bagaimana pandangan MUI mengenai rasuah. Yang mungkin sudah dinyatakan jelas bahwa rasuah atau korupsi itu tindakan kejahatan bagi masyarakat atau umat,” jelasnya.

MUI akan merinci pandangannya terkait masalah korupsi, sehingga pada nantinya bisa dijadikan sebagai rujukan atau acuan penegak hukum dalam memberikan hukuman terhadap koruptor.

Ia menilai para pelaku harus diberi efek jera agar tidak lagi melakukan korupsi. Karena menurutnya, korupsi adalah jenis kejahatan luar biasa karena telah merampas hak-hak kehidupan masyarakat.

Baca Juga:  MUI Dukung BNPT Perangi Terorisme

“Karena KPK ini bolak-balik menghukum, bolak-balik TO (target operasi), tapi tidak jera juga. Terus terjadi korupsi yang merampas hak-hak kehidupan masyarakat. Dan inilah kejahatan yang dimaksud white collar (kerah putih) atau kejahatan extraordinary crime,” pungkasnya. (DD)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: