HomeHukum dan HAM

Padati Aksi 112, Massa FPI: Ini Demi Bela Islam

Padati Aksi 112, Massa FPI: Ini Demi Bela Islam

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Aksi 11 Februari (112) 2017 akhirnya terjadi. Bludakan massa tampak terlihat di mana-mana. Hampir dari segala penjuru, massa “putih-putih” berbondong-bondong mengerumuni masjid Istiqlal sebagai pusat aksi di penghujung masa tenang Pilkada DKI Jakarta ini.

Dari hasil pantauan kami (redaksi suaradewan.com), bludakan massa itu tampak pada pukul 10.45. Di sekitaran Jl. Medan Merdeka Timur, padatan massa terus mengerumun. Mereka datang dari berbagai sudut kota dan mendekat ke Gambir.

Seperti terlihat, hampir sebahagian besar massa aksi datang dari arah Stasiun Juanda. Meski hujan lebat mewarnai prosesnya, mereka tetap datang dengan berjalan kaki menuju masjid Istqlal yang jaraknya relatif jauh dari lokasi pemberangkatan.

Baca Juga:  Terima Perwakilan Massa FUI, Komisi III DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat

Atribut aksi yang terlihat pun tampak beragam. Selain diwarnai oleh bendera masing-masing ormas, tampak juga Sang Saka Merah Putih dikibarkan di sepanjang jalan. Poster-poster bertuliskan “Tangkap Penista Agama” juga turut menyemarakkan aksi lanjutan “Bela Islam” ini.

Menurut salah satu peserta aksi 112, agenda ini murni sebagai panggilan hati. Tak peduli halangan seperti apa, baginya, aksi tetap harus terselenggara.

“Kami aksi demi bela Islam, bela ulama. Ini panggilan hati,” ujar salah satu peserta yang berpakaian dengan logo Front Pembela Islam di belakangnya ini.

Baca Juga:  FPI Dibubarkan, Media-media Asing: FPI Organisasi Islam Garis Keras

Bersama para peserta aksi 112 lainnya yang berpakaian serba putih dan sebagian mengenakan mantel di tengah hujan lebat, mereka berdiri dan berjalan merayap di Jl. Medan Merdeka Timur. Bahkan ada pula seorang ibu hamil yang terpaksa menggendong anaknya di tengah kerumunan massa aksi.

Banyaknya pengikut aksi ini, tentu saja berimbas pada kemacetan total lalu lintas. Jalan yang dipadati massa pun akhirnya ditutup. Kemacetan kini berlanjut di jalan-jalan lainnya. (ms)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0