Pasca Vonis 15 Tahun, Setnov akan Dipecat sebagai Kader Golkar

Terdakwa kasus dugaan korupsi KTP elektronik Setya Novanto

JAKARTA, SUARADEWAN.com –Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus memastikan, bahwa partainya akan segera menindak lanjuti status Setya Novanto (Setnov) di Golkar, pasca vonis 15 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor KPK, dalam perkara megakorupsi pengadaan e-KTP.

“Kami punya aturan yang mengatur dalam AD/ART bagaimana. Kita sudah ada pakta integritas kan, kalau terlibat korupsi, kemudian terorisme, narkoba itu sudah ada ketentuannya. Ya kita sesuaikan saja dengan aturan yang ada,” kata Freidrich di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/4/2018).

Golkar, kata ia, sangat tegas kepada kadernya yang terlibat kasus korupsi. Hal ini sesuai dengan tagline Golkar dibawah kepemimpinan Airlangga Hartanto.

“Itu konsekuensi dalam beberapa kesempatan saya selalu sampaikan kepada kader bahwa tagline ini jangan menjadi jargon kosong atau hanya lip service saja tapi juga menjadi karakter kader Partai Golkar,” katanya.

Dirinya juga tidak khawatir jika Partai Golkar memecat mantan Ketua DPR itu sebagai kader, kemungkinan Novanto akan menyeret kader Golkar lainya dalam kasus e-KTP.

“Saya pikir kan ini sudah berproses ya dan pasti akan ada langkah-langkah kepada siapapun. Kita tetap hargai beliau sebagai mantan Ketum dan sebagai kader Golkar. Tapi kita juga punya AD/ART yang harus kita tepati. Siapa lagi yang akan menepati AD/ART partai ini kalau bukan Golkar sendiri,” pungkas dia. (ts)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90