HomeDaerahNusa Tenggara

Pekerjaan Fisik 18 Unit SD di Rote Ndao Terus Dikebut

Pekerjaan Fisik 18 Unit SD di Rote Ndao Terus Dikebut

ROTE NDAO, SUARADEWAN.com — Progres fisik pelaksanaan pembangunan gedung Sekolah Dasar (SD) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang Cipta Karya melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTT, Satker Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dikebut.

Program Paket proyek Pekerjaan Rehabilitasi dan Renovasi Sarana Prasarana Sekolah di Kabupaten Rote Ndao TA 2021 dilaksanakan oleh PT. Dua Sekawan selaku Kontraktor Pelaksana dengan Pagu Anggaran sebesar Rp.38.159.138.000 bagi pembangunan delapan belas gedung Sekolah Dasar di 18 titik diwilayah dikabupaten Rote Ndao.

Baca Juga:  Dinkes Rote Ndao Turun Tangan Bantu Penumpang Dengan Rapid Antigen Murah

Berdasarkan pantauan, saat ini pekerjaaannya sudah mencapai 25% persen, walau demikian proses pekerjaan terus dikebut, walau sebagian material didatangkan dari luar Pulau Rote Ndao.

Kepada media Simson Polin (30/8/2021) selaku pelaksana lapangan pemasangan Batu Batako masih menunggu CCO, namun pekerjaan lain misalnya lapangan upacara, Pekerjaan Bak Air dan Gapura tetap berjalan,

Simson menjelaskan pekerjaan pembangunan 18 Unit Sekolah dasar hingga akhir bulan Agustus 2021 di wilayah kabupaten Rote Ndao kini progress fisiknya sudah mencapai 25 persen.

Baca Juga:  Upaya Penyeberangan Hewan Ilegal Digagalkan Polres Rote Ndao

“Seperti pemasangan tembok atau batako masih menunggu CCO dan untuk pekerjaan lapangan upacara dan bak air, tapi saat ini pekerja mengerjakan pembangunan fisik sambil menunggu material Batako yang berasal dari Luar Pulau Rote, sehingga pihaknya optimis sesuai hari kelender akan selesai,” terangnya.

Rehabilitasi Fisik sekolah, ungkapnya, dapat membawa dampak positif bagi kalangan masyarakat sekitar. “Mohon dukungan masyarakat Rote Ndao agar pembangunan sekolah selesai, demi membangun SDM di Rote Ndao,” pungkasnya. (Dance henukh)

COMMENTS

WORDPRESS: 1
DISQUS: 0